Berita Dunia Islam Terdepan

I’tikaf di 5 Masjid unik rancangan Ridwan Kamil yuk!

Masjid Kopeng Merapi (Foto: RKUB)
140

BANDUNG (Arrahmah.com) – “Mari perbanyak ibadah di Masjid-masjid menjelang akhir Ramadhan Karim. Semoga kita menjadi individu yang lebih baik dari sebelumnya dan diberi Allah umur untuk bertemu dengan Ramadhan tahun depan.” Demikian pesan Walikota Bandung Ridwan Kamil (RK) pada akun Facebook RKUB, Ahad (12/7/2015).

Dalam pesannya, Kang Emil, demikian sapaan akrab RK, melampirkan beberapa karya Masjid yang didesain sebelum ia menjadi walikota Bandung.

Masjid Kopeng Merapi (Foto: RKUB)
Masjid Kopeng Merapi (Foto: RKUB)

1. Masjid Kopeng Merapi

Maasyaa Allah, batako untuk masjid ini dibuat dari abu vulkanik. Masjid ini terletak di Dusun Kopeng Desa Kepuharjo, lereng Selatan Gunung Merapi. Pada tahun 2010 daerah ini terdampak awan panas Gunung Merapi.

Bagian dalam Masjid Kopeng (Foto: RKUB)
Bagian dalam Masjid Kopeng (Foto: RKUB)
Masjid Kopeng dari arah rumah-rumah penduduk (Foto: RKUB)
Masjid Kopeng dari arah rumah-rumah penduduk (Foto: RKUB)

Tentang Masjid Kopeng, seorang netizen menyampaikan kesannya. “Suatu ashar saya pernah mampir shalat disini banyak kegiatan anak-anak dan jama’ah Ibu2 dan mahasiswa KKN sedang ada pelatihan pembuatan kompos di teras depan, Alhamdulillah masjidnya ramai Pak Ridwan Kamil Untuk Bandung,” sambil memberi ikon tersenyum.

2. Masjid Baiturahhman Jakarta Pusat

Masjid beratap segitiga ini sangat unik. Dengan mengambil inti dari nilai-nilai tradisi atau budaya yang sudah ada, komposisi dari fungsi utama bangunan ini tetap terpenuhi, yakni sarana ibadah dan sosial keislaman.

Masjid Baiturrahman (Foto: RKUB)
Masjid Baiturrahman (Foto: RKUB)

 

Berdasarkan standar acuan dari fungsi masjid hasil ijtihad para Ulama terdahulu, Masjid Baiturrahman yang bentuknya unik diberi kesan mutakhir. Meski tidak berbentuk seperti masjid kebanyakan, fungsi mihrab, ruang shalat, tempat berwudhu, dan lainnya, tetap memenuhi kaidah sebagaimana dicontohkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, bahwa masjid adalah tempat umat bersuci, shalat, bersujud, belajar, dan berdakwah. Sedangkan kubah, minaret, air mancur, dan lainnya tidaklah wajib, karena tidak termasuk fungsi utama sebuah masjid. Bukankah masjid di masa lampau bahkan tidak beratap kubah, seperti Masjidil Haram dan Masjid Nabawi?

Bagian dalam Masjid Baiturrahman (Foto: RKUB)
Bagian dalam Masjid Baiturrahman (Foto: RKUB)
Bagian langit-langit Masjid Baiturrahman (Foto: RKUB)
Bagian langit-langit Masjid Baiturrahman (Foto: RKUB)

3. Masjid Raya Serpong

Masjid ini berada di kawasan elit Summarecon Serpong. Bentuknya yang unik tidak hanya memikat para penduduk sekitar perumahan tersebut, namun juga pelancong yang sengaja shalat di Masjid Raya Serpong, sembari beristirahat di sela-sela perjalanan mereka. Indah bukan? Alhamdulillah.

Masjid Raya Serpong (Foto: RKUB)
Masjid Raya Serpong (Foto: RKUB)
Masjid Raya Serpong (Foto: RKUB)
Masjid Raya Serpong (Foto: RKUB)

4. Masjid Al-Azhar Bekasi

Masjid ini terletak di kawasan elit Summarecon Bekasi. Bentuknya yang unik dan berkolam, menarik perhatian anak-anak untuk menyenangi masjid. Semoga kelak, mereka menjadi terbiasa dan senang untuk beraktifitas di masjid demi syi’ar agama. Aammiin.

Masjid Al-Azhar Bekasi (Foto: RKUB)
Masjid Al-Azhar Bekasi (Foto: RKUB)

Selain itu, suasana syahdi di bagian dalam masjid ini juga sangat cocok untuk Muslimin yang hendak beri’tikaf di akhir Ramadhan ini. Semoga khusyu’!

Bagian mihrab Masjid Al-Azhar Bekasi (Foto: RKUB)
Bagian mihrab Masjid Al-Azhar Bekasi (Foto: RKUB)

5. Masjid Al-Irsyad Padalarang

Masjid yang dibagun di kawasan elit Kota Baru Parahyangan Kabupaten Bandung Barat ini sangat populer dengan sebutan Masjid Ka’bah karena bentuknya yang menyerupai kiblat itu. Dengan letaknya yang strategis, banyak kalangan memenafaatkannya untuk kegiatan syi’ar komunitas atau sekadar wisata ruhani keluarga di wilayah sekitarnya.

Masjid Al-Irsyad Padalarang (Foto: RKUB)
Masjid Al-Irsyad Padalarang (Foto: RKUB)

Bagian dalam masjid yang temaram di bawah lampu “Asma’ul Husna” sangat cocok bagi Muslimin yang ingin beri’tikaf, terlebih jadwal kajiannya pun tergolong padat. Direkomendasikan bagi Anda yang ingin beri’tikaf sambil menuntut ilmu.

(adibahasan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...