Muslim Rohingya: Serangan terhadap Muslim di Myanmar telah menjadi sebuah kelaziman

130

Support Us

RAKHINE (Arrahmah.com) – Komunitas Muslim Rohingya menghadapi krisis kemanusiaan terburuk di Myanmar dan sangat membutuhkan bantuan dan dukungan.

Serangan dan pembunuhan Muslim di Myanmar telah menjadi kelaziman. Suatu malam sekitar enam bulan yang lalu, massa Buddha menyerang dan membakar madrasah yang didirikan oleh ayah saya Jalaluddin Usmani dan membunuhnya,” kata Adul Majeed Madani, anggota komunitas Muslim Rohingya, sebagamana dilansir oleh World Bulletin, Sabtu (10/7/2015).

Bersama dengan ayah saya Jalaluddin Usmani, massa Buddha juga membunuh semua orang termasuk para guru dan para siswa remaja yang belajar di madrasah itu“, tambahnya.

Berita Terkait

Lebih dari 3000 Muslim Rohingya, yang melarikan diri dari Myanmar, sekarang masih sebagai pengungsi di berbagai belahan Hyderabad, ibukota negara bagian Telangana, India.

Myanmar adalah negara yang mayoritas beragama Budha. Myanmar memiliki penduduk sekitar 60 juta orang, 90% dari mereka adalah Budha. Negara ini telah menghadapi kekerasan sektarian sejak penguasa militer negara itu menyerahkan kekuasaan kepada pemerintah sipil pada tahun 2011. Lebih dari 250 orang (menurut angka resmi) telah tewas kebanyakan dari mereka Muslim dan 140.000 lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Di negara bagian barat Rakhine, Buddha tidak menerima keragaman agama dan menuduh komunitas Muslim Rohingya secara ilegal memasuki negara itu dan melanggar batas tanah mereka sebagai alasan untuk bebas menganiaya mereka karena keyakinan agama mereka. Kekerasan mematikan menyebar awal tahun ini ke bagian lain dari Myanmar dan telah menimbulkan prasangka terhadap Muslim.

Sejak 2012, lebih dari 150.000 Rohingya terpasa menumpang perahu yang dioperasikan oleh para pedagang manusia dalam upayanya untuk mencapai Malaysia, menurut data yang dirilis oleh organisasi hak asasi manusia Arakan Project.

Beberapa negara di kawasan itu dan organisasi internasional menyalahkan Myanmar atas eksodus imigran tersebut, terutama Rohingya, kelompok Minoritas Muslim yang berusaha menyelamatkan diri dari penganiayaan di negara itu.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

MERC Sayangkan Sikap Walikota Bogor Intervensi RS yang Tangani Habib Rizieq

BOGOR (Arrahmah.com) -  MER-C menyayangkan sikap Walikota Bogor Bima Arya yang melakukan intervensi terhadap pihak rumah sakit yang menangani Habib Rizieq Shihab. Ketua Presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad dalam keterangannya, Sabtu…

Ilmuwan nuklir Iran tewas dibunuh, Iran salahkan AS dan "Israel"

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala militer Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi mengatakan "tangan kriminal" Amerika Serikat dan "Israel" terlihat jelas dalam pembunuhan seorang ilmuwan nuklir top di Teheran pada Jumat (27/11/2020), kantor…

Pasukan Azerbaijan Dituduh Memenggal Kepala Tentara Armenia

KARABAKH (Arrahmah.com) – Tentara Azerbaijan dituduh memenggal kepala seorang tentara Armenia dan mengejek keluarga korban dengan memposting foto kepalanya yang dipenggal di media sosial, kata pembela hak asasi manusia, Selasa (24/11/2020).…

Zionis 'Israel' hancurkan tangga bersejarah menuju Masjid Al-Aqsa

YERUSALEM (Arrahmah.com) - Zionis "Israel" pada Ahad (29/11/2020) menghancurkan tangga bersejarah yang mengarah ke Gerbang Singa Masjid Al-Aqsa (Bab Al-Asbat) dan Kota Tua Yerusalem. Ketua Komite Pelestarian Pemakaman Islam di Yerusalem,…

Kanada kurangi hukuman teroris penyerang Masjid di Quebec

QUEBEC (Arrahmah.com) – Pengadilan banding di provinsi Quebec, Kanada, telah memutuskan bahwa tersangka penyerang sebuah masjid di kota Quebec pada 2017 akan dapat mengajukan pembebasan bersyarat dalam 25 tahun. Pengadilan menyatakan,…

Serangan Houtsi bunuh 7 sipil Yaman

HUDAIDAH (Arrahmah.com) - Sedikitnya tujuh warga sipil tewas ketika kelompok teroris Syiah Houtsi melepaskan tembakan menghantam desa di Yaman barat, ujar pernyataan militer Yaman pada Ahad (29/11/2020). Sepuluh orang lainnya juga…

Erdogan: "Penghinaan terhadap Nabi Muhammad bukan bagian dari kebebasan"

ANKARA (Arrahmah.com) - Menghina kepercayaan orang lain bukan bagian dari kebebasan, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagai kritik atas meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat. "Anda telah mengikuti dengan…

Pasukan Azerbaijan memasuki distrik baru di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Pasukan Azerbaijan dilaporkan telah memasuki distrik Kalbajar, Karabakh, setelah penarikan Pasukan Pertahanan Artsakh (ADA). Menurut militer Azerbaijan, masuknya pasukan mereka ke Kalbajar kemarin sore, hanya…

Uzbek tarik warganya dari kamp pengungsian Suriah

TASHKENT (Arrahmah.com) - Uzbekistan berencana untuk memulangkan warganya, yang kebanyakan wanita dan anak-anak, dari Suriah di mana mereka tinggal di kamp-kamp yang penuh sesak dengan keluarga pejuang ISIS lainnya, sumber pemerintah…

Harian Iran: Teheran harus bidik Haifa jika "Israel" ada di balik terbunuhnya Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Sebuah opini yang diterbitkan oleh surat kabar Iran pada hari Minggu (29/11/2020) menyarankan Iran harus menyerang kota pelabuhan Haifa "Israel" jika negeri Zionis melakukan pembunuhan seorang ilmuwan yang terkait…

Tidak ada penghormatan bagi tahanan Palestina yang meninggal di penjara "Israel"

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Pintu rumah keluarga Baroud telah ditutup untuk selamanya. Penghuninya, Raya Baroud dan putra satu-satunya, Fares, tewas di bawah tekanan pendudukan "Israel". Keluarga tersebut telah menanggung rasa sakit dan…

Analis: Pertemuan rahasia "Israel"-Saudi mengirim pesan kuat kepada Biden soal Iran

RIYADH / JERUSALEM (Arrahmah.com) - Pertemuan bersejarah antara perdana menteri "Israel" dan putra mahkota Arab Saudi telah mengirimkan sinyal kuat kepada sekutu dan musuh bahwa kedua negara tetap berkomitmen kuat untuk menahan musuh…

Iklan