Berita Dunia Islam Terdepan

Mujahidin Jaisyul Islam qishash 18 anggota ISIS

Mujahidin Jaisyul Islam berseragam jingga lakukan qishash "beradab" terhadap 18 anggota ISIS.
51

QOLAMUN (Arrahmah.com) – Mujahidin Jaisyul Islam (JI) akhirnya melaksanakan qishah “beradab” terhadap 18 anggota Daulah Al-Baghdadi atau ISIS yang sebelumnya berhasil ditawan. Di antara mereka terdapat orang berkebangsaan Arab Saudi dan Kuwait. Sebelum dieksekusi anggota Daulah itu diinterogasi. Yang mengejutkan, mereka mengakui bahwa pimpinannya telah melakukan kerja sama dengan Rezim Syiah Nushairiyyah. Demikian Abu Zubair melaporkan video eksekusi yang dirilis resmi oleh media Jaisyul Islam pada Kamis (2/7/2015).

qishah isis
Anggota ISIS menanti dieksekusi oleh Mujahidin JI. Mereka diekseskusi akibat pembunuhan dengan secara sengaja terhadap kaum Muslimin dan Mujahidin di Syam

Dalam eksekusi ditampakkan sudut pandang yang berbeda. Jika sebelumnya Daulah mendandani korbannya dengan pakaian jingga, sebelum mengeksekusi. Maka kali ini, eksekutor Jaisyul Islam-lah yang memakai pakaian jingga. Sementara eksekusinya dilaksanakan dengan satu tembakan di kepala masing-masing korban secara serentak.

Menurut Al Nusra, tak seperti ISIS, Mujahidin Jaisyul Islam meneladani akhlaq Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam nan mulia, dengan memperlakukan tawanan dengan sangat manusiawi. Sebelum mengeksekusi, mereka dengan penuh kasih memberi kesempatan untuk anggota Daulah itu melakukan shalat berjamaah untuk terakhir kalinya.

isis sholat pra eksekusi
Anggota ISIS shalat berjamaah sebelum dieksekusi secara beradab oleh Jaisyul Islam

Subhanallah. Sementara ISIS tidak mengijinkan Mujahid Jaysul Islam untuk shalat terakhir kalinya sebelum dieksekusi menggunakan pisau belati TUMPUL pada beberapa waktu lalu. “Bahkan, Daulah khawarij itu mencukur janggut saudara kita! Syari’at macam apa yang diterapkan Khilafah ISIS itu?” lapor Al-Nusra.

Media-media jihad mempublikasikan kabar duka ini bukan dalam rangka bergembira di atas kematian anggota ISIS. Namun, sebagai Muslim, media jihad berkewajiban untuk saling menasihati dan mengajak para anggota dan simpatisan ISIS untuk bangun dari ketidaksadaran. “Mari ikhwah fiillah, hentikanlah dirimu dari mengafir-ngafirkan dan berlepas dirilah dari manhaj takfiri itu.” Allahu Musta’an.

…. وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“….Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (Qur’an Surat An-Nuur ayat 31) (adibahasan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...