Berita Dunia Islam Terdepan

K.H. Muhammad Arifin Ilham: Pasti mati kok!

Ustadz Arifin Ilham membantu memasukkan jenazah ke dalam lahat
17

JAKARTA (Arrahmah.com) – Apa yang terlintas di benak kita saat mendengar kata “mati”? Tidak akan ada yang menyangkal bahwa jawabannya adalah, “Pasti!” Bukan begitu?

Terkait kematian, Ustadz Arifin Ilham memberi kita sebuah tausiyah pada laman Facebooknya, Sabtu (27/6/2015).

Kepada sahabat FB tercinta, Ustadz Arifin mengajak untuk merenungi Kalam Allah Surah Al. Hasyr ayat 18,

“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap jiwa memperhatikan apa yang telah diperbuat untuk hari esok (akherat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu semua kerjakan”.

Selain itu, di Ramadhan 1436 H ini, Pemimpin Majelis Az Zikra itu juga memberi kita nasihat berupa sebuah syair sederhana namun sarat akan makna.

Pasti mati kok malas sholat
Pasti mati kok jahat pada keluarga
Pasti mati kok menipu
Pasti mati kok berani berzina
Pasti mati kok sombong tidak minta maaf padahal tidak akan selesai walau ia minta ampun pada Allah, sampai yg disakiti memaafkannya.
Pasti mati kok ngga taubat juga
Pasti mati kok santai banget
Pasti mati kok pelit, memangnya dibawa mati
Pasti mati kok serakah
Pasti mati kok bisa ngga tahajud, kok ngga baca Alqur’an, kok ngga ke berjamaah di mesjid, kok ngga sedekah, kok ngga banyak zikir, kok ngga jaga wudhu., kok, kok, kok…?!

“Sungguh umur bertambah usia berkurang, semakin hari semakin dekat dg jadwal kematian, semestinya semakin bersiap siap,” ujar Ustadz Arifin.

Atmosfir kematian itu pula beliau rasakan seperti pada foto di atas, “ketika abang menguburkan tetangga abang, Engkong Hasbi 81 tahun seorang hamba Allah yang selalu berjamaah di mesjid.”

Apalagi beliau memohon kalau wafat nanti Ustadz Arifin yang memandikan, mengapani, menjadi Imam sholat mayit dan menguburkan beliau. Kematian itu sungguh dekat dirasakan Ustadz Arifin.

“Alhamdulillah abang tunaikan wasiat beliau. Semoga kita semua, Allah wafatkan husnul khotimah…aamiin,” doanya memungkaskan tausyiah singkat itu. (adibahasan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...