Persatuan ulama Muslim internasional bereaksi terhadap pelarangan puasa bagi Muslim di Cina

48

Support Us

XINJIANG (Arrahmah.com) – Sebuah kelompok ulama Islam berpengaruh telah mengecam larangan berpuasa terutama bagi Muslim Uighur di Daerah Otonomi Xinjiang, Cina, sebagaimana dilansir oleh World Bulletin, Jum’at (26/6/2015).

Menurut laporan media internasional, Cina telah melarang Muslim untuk berpuasa Ramadhan di bagian wilayah Xinjiang bagi Muslim dari anggota Partai Komunis, PNS, siswa dan guru.

Xinjiang adalah rumah bagi banyak kelompok etnis minoritas, termasuk orang-orang Uighur yang berbahasa Turki.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Kamis (25/6), Persatuan Ulama Muslim International (IUMS) mendesak Cina untuk menghormati hak-hak dan keyakinan ummat Islam.

Penganiayaan agama dan etnis yang terus berlangsung terhadap Muslim, terutama di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang China, merupakan pelanggaran terhadap hukum Cina dan internasional,” kelompok itu mengungkapkan.

Pernyataan itu tidak memberikan penjelasan tentang hukum yang dimaksud.

Ia menambahkan bahwa kebijakan itu juga bertentangan dengan Konvensi Jenewa keempat pada tahun 1949 yang disetujui oleh Cina, dan menyebut pelarangan itu merupakan pelanggaran yang jelas dari salah satu prinsip paling penting hukum internasional modern.

Berita Terkait

IUMS menyerukan kepada Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan organisasi internasional lainnya untuk melindungi ummat Islam.

Pelarangan bagi Muslim untuk berpuasa di bulan Ramadhan bukan yang pertama kalinya diberlakukan oleh otoritas Cina.

Pada tahun 2014, pemerintah Cina mengeluarkan peringatan kepada karyawan dan mahasiswa untuk tidak berpuasa selama bulan suci Ramadhan.

Cina juga dilaporkan telah membatasi orang untuk memelihara jenggot, membatasi kegiatan pendidikan agama, dan mengontrol pintu masuk dan keluar menuju masjid.

Pada bulan Januari 2015, larangan itu diperluas terhadap pemakaian cadar di tempat umum.

Uighur, sebuah kelompok Turki yang membentuk sekitar 45 persen dari populasi Xinjiang, menuding Cina melakukan kebijakan represif yang membatasi kegiatan keagamaan, perdagangan dan budaya mereka.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Sudah Swab Test, Habib Rizieq Dan Keluarga Negatif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Habib Rizieq Shihab dan keluarganya dipastikan negatif Covid-19 setelah melakukan swab test secara mandiri. Hal itu disampaikan oleh tim kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Azis Yanuar meneruskan pesan dari…

ISIS serang Baghdad, 6 pasukan keamanan Irak tewas

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Enam personel keamanan Irak dan tiga warga sipil tewas dalam penyergapan pada Sabtu (21/11/2020) yang dilakukan oleh kelompok ISIS di utara Baghdad, kata polisi dan seorang pejabat setempat. Sumber polisi…

Jatuh Bangun Partai Islam

Oleh : War Yati (Arrahmah.com) - Baru-baru ini ada dua partai yang telah mendeklarasikan diri untuk terjun di kancah perpolitikan. Kedua partai tersebut adalah Partai Masyumi Baru dan Partai Umat bentukan Amien Rais. Di masa pemerintahan…

Anggota DPR: Layanan calling visa bagi "Israel" merupakan pengkhianatan UUD '45

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai segala bentuk kerjasama antara Indonesia dengan "Israel" merupakan bentuk pengkhianatan terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Sebab menurut Sukamta, menghapuskan…

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

Mabes TNI Tak Pernah Perintahkan Copot Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad menegaskan petinggi di jajaran Markas Besar (Mabes) TNI tidak ada yang pernah memberikan perintah untuk menurunkan baliho Imam Besar Front Pembela Islam…

Turki-Saudi sepakat selesaikan masalah melalui dialog

RIYADH (Arrahmah.com) - Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz sepakat dalam panggilan telepon untuk meningkatkan hubungan bilateral dan menyelesaikan perselisihan yang luar biasa melalui dialog, kata…

Milisi pro Suriah rampok panen Zaitun warga Suriah Utara

IDLIB (Arrahmah.com) – Milisi pro rezim Assad merampok semua tanaman zaitun di daerah pedesaan selatan dan timur Idlib, Hama utara, dan Aleppo barat milik warga sipil yang mengungsi. Saat ini, hasil panan zaitun di pedesaan Idlib…

TNI dan FPI Musyawarah Bahas Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dan Front Pembela Islam (FPI) bermusyawarah untuk mencari solusi terkait baliho bergambar Habib Rizeq Shihab. Musyawarah tersebut berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat…

Din Syamsuddin dan Tokoh dari 212 Terdepak dari Kepengurusan MUI

JAKARTA (Arrahmah.com) - Din Syamsuddin tidak termasuk dalam kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 beserta dengan sejumlah tokoh yang kerap berafiliasi dengan aksi 212 seperti Bachtiar Nasir. Yusuf Martak, dan…

Turki tak berharap Biden beri sanksi pembelian S-400

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki tak mengharapkan hubungan dengan Amerika Serikat terganggu di bawah kepemimpinan presiden terpilih Joe Biden dan tidak juga tidak mengharapkan sanksi atas pembelian sistem pertahanan S-400 Rusia, seorang…

Media "Israel": Netanyahu temui MBS

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu diam-diam terbang ke Arab Saudi pada hari Minggu (22/11/2020) untuk bertemu Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, kata…

Iklan