Korban meninggal akibat gelombang suhu panas di Pakistan mencapai 700 orang

136

Support Us

KARACHI (Arrahmah.com) Dalam salah satu bencana terburuk yang terjadi di negara Asia tenggara, hampir 700 orang tewas akibat gelombang panas yang berlangsung tiga hari di Pakistan, dan pihak rumah sakit mengumumkan keadaan darurat.

Jumlah orang yang tewas dalam gelombang panas saat ini telah mencapai 692,” Saeed Mangnejo, seorang pejabat senior kesehatan Karachi, kepada Agence France Presse (AFP) pada Selasa, (23/6/2015).

Dia juga menambahkan bahwa jumlah korban bisa lebih banyak lagi.

Saat suhu mencapai 45 derajat Celsius (111 Fahrenheit), petugas medis telah berjuang untuk mengobati pasien di rumah sakit yang dikelola pemerintah di kota pelabuhan Karachi.

Merupakan pusat ekonomi Pakistan yang berpenduduk sekitar 20 juta orang, Karachi menyaksikan sebagian besar kematian akibat terik matahari yang panas.

Berita Terkait

Di rumah sakit terbesar Karachi, rumah sakit Post Graduate Medical College, petugas medis merawat lebih dari 3.000 pasien, menurut dokter Semi Jamila.

Badan amal terbesar Pakistan, Organisasi Kesejahteraan Edhi, mengatakan bahwa dua kamar jenazah di kota itu telah menerima lebih dari 400 mayat dalam tiga hari terakhir.

Kamar jenazah itu telah mencapai kapasitas,kata juru bicara Edhi, Anwar Kazmi.

Perdana Menteri Nawaz Sharif telah mengeluarkan instruksi khusus kepada Otoritas Manajemen Bencana Nasional (NDMA) dan organisasi lain yang relevan untuk segera memberikan bantuan bagi para korban gelombang suhu panas itu.

Seorang pejabat dari Otoritas Manajemen Bencana Nasional mengatakan kepada AFP bahwa pusat pengobatan terhadap korban sengatan panas ini akan dibuat di semua rumah sakit di seluruh provinsi Sindh, yang beribukota Karachi.

Gelombang suhu panas yang menghantam Pakistan ini terjadi sebulan setelah negara tetangganya India juga mengalami gelombang panas yang mematikan, dimana lebih dari 2.000 orang tewas.

Ratusan orang terutama warga miskin meninggal di puncak musim panas setiap tahun di India, tapi kematian tahun ini adalah yang tertinggi kedua dalam sejarah negara itu.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Tiga kota di Mali dihantam ledakan rudal

BAMAKO (Arrahmah.com) - Kota Kidal, Gao, dan Menaka di Mali utara dilanda serangan serentak pada hari Senin (30/11/2020) terhadap kamp-kamp militer yang menampung pasukan internasional, menurut penduduk dan seorang pejabat PBB. Penduduk…

UEA hentikan visa untuk 13 negara Muslim

DUBAI (Arrahmah.com) –Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh negara, Uni Emirat Arab (UEA) telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim, termasuk Iran, Suriah, dan Somalia. Dilansir di Daily Sabah,…

MERC Sayangkan Sikap Walikota Bogor Intervensi RS yang Tangani Habib Rizieq

BOGOR (Arrahmah.com) -  MER-C menyayangkan sikap Walikota Bogor Bima Arya yang melakukan intervensi terhadap pihak rumah sakit yang menangani Habib Rizieq Shihab. Ketua Presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad dalam keterangannya, Sabtu…

Sekjen Liga Muslim Dunia: Muslim Prancis harus menghormati hukum Prancis atau pergi!

ARAB SAUDI (Arrahmah.com) – Pernyataan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, Muhammad bin Abdul Karim Al Issa, memicu kontroversi dan kecaman di media sosial beberapa hari terakhir ini. Kecaman muncul pasca Al Issa mengatakan, dalam…

Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020) dini hari WIB. Informasi awal Edhy ditangkap di kantornya usai kunjungan kerja ke Amerika…

Erdogan: "Penghinaan terhadap Nabi Muhammad bukan bagian dari kebebasan"

ANKARA (Arrahmah.com) - Menghina kepercayaan orang lain bukan bagian dari kebebasan, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagai kritik atas meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat. "Anda telah mengikuti dengan…

Pasukan Turki menarik diri dari kota strategis di Suriah barat laut

ALEPPO (Arrahmah.com) - Dalam 72 jam terakhir, Angkatan Bersenjata Turki mulai menarik pasukan mereka dari dua wilayah penting di barat laut Suriah. Menurut laporan baru dari provinsi Aleppo, Angkatan Bersenjata Turki telah mulai menarik…

Sudan akan menggali kuburan massal untuk mengidentifikasi jenazah

KHARTUM (Arrahmah.com) - Komite yang dibentuk di Sudan untuk menyelidiki orang hilang telah memutuskan penggalian kuburan massal untuk mengidentifikasi mayat dan menentukan penyebab kematian. Otopsi baru juga akan dilakukan. Menurut Kantor…

Uzbek tarik warganya dari kamp pengungsian Suriah

TASHKENT (Arrahmah.com) - Uzbekistan berencana untuk memulangkan warganya, yang kebanyakan wanita dan anak-anak, dari Suriah di mana mereka tinggal di kamp-kamp yang penuh sesak dengan keluarga pejuang ISIS lainnya, sumber pemerintah…

Agen CIA tewas dalam operasi memerangi Mujahidin di Somalia

SOMALIA (Arrahmah.com) – Seorang agen Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) dilaporkan meninggal dalam sebuah operasi mata-mata di Somalia pada akhir pekan lalu. Menurut New York Times, Rabu (25/11/2020), agen CIA itu dilaporkan…

Houtsi serang Aramco di Jeddah

JEDDAH (Arrahmah.com) - Militer Yaman yang didukung Houtsi mengumumkan telah menargetkan stasiun distribusi Aramco di kota pelabuhan Saudi di Jeddah menggunakan rudal presisi tinggi bersayap Quds-2. Juru bicara militer Brigadir Jenderal…

TNI dan FPI Musyawarah Bahas Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dan Front Pembela Islam (FPI) bermusyawarah untuk mencari solusi terkait baliho bergambar Habib Rizeq Shihab. Musyawarah tersebut berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat…

Iklan