Ribuan orang menuju Al-Aqsha untuk shalat

113

Support Us

AL-QUDS (Arrahmah.com) – Puluhan ribu warga Palestina dari Tepi Barat dan Jalur Gaza berbondong-bondong menuju ke komplek Masjid Al-Aqsha untuk melaksanakan shalat pada hari Pertama Ramadhan, melalui Yerussalem dengan izin yang dikeluarkan oleh “Israel” selama bulan suci Ramadhan, sebagaimana dilansir oleh Ma’an News Agency, Jum’at (19/6/2015).

Saat jamaah menuju Al-Aqsha, Polisi Palestina dikerahkan di dekat pos pemeriksaan “Israel” untuk mengatur lalu lintas.

Sumber-sumber Palestina melaporkan adanya peningkatan kehadiran pasukan “Israel” di pos pemeriksaan dan di sudut-sudut jalan Yerusalem.

Tahun ini otoritas “Israel” memberikan izin untuk memasuki Al-Aqsha bagi pria di atas usia 40 tahun, anak di bawah usia 12 tahun, dan perempuan dari segala usia.

Hampir seperempat juta jamaah datang dari Yerusalem Timur yang diduduki, Tepi Barat, dan “Israel” untuk melakukan shalat di Masjid Al-Aqsa pada Jum’at (19/6).

Pihak berwenang “Israel” juga memungkinkan sebanyak 500 warga Palestina dari Jalur Gaza untuk melakukan perjalanan ke komplek Al-Aqsha melalui persimpangan Erez.

Berita Terkait

Komplek dan lorong-lorong masjid Al-Aqsha penuh sesak dengan jamaah shalat Jum’at dari seluruh kota dan desa Palestina, serta Muslim dari negara lain.

Pengumuman tentang longgarnya pembatasan yang dikenakan oleh “Israel” pada Ramadhan ini datang tak lama setelah direktur Departemen Waqaf Palestina, Sheikh Azzam al-Khatib, mengatakan kepada Ma’an News Agency bahwa setiap Muslim Palestina memiliki hak untuk shalat di Al-Aqsha selama bulan Ramadhan, serta mengecam pembatasan ketat yang dilakukan oleh “israel” untuk memasuki Al-Aqsha.

“Semua orang Palestina memiliki hak untuk memasuki kota ini dan shalat di Masjid Al-Aqsa dengan kebebasan penuh tanpa perlu izin,” katanya.

Meskipun telah ada pemberitahuan bahwa akan disediakan sebanyak 400 bus Palestina untuk membawa jamaah dari pos pemeriksaan menuju Yerusalem, akan tetapi Kementerian Perhubungan belum menerima izin yang diperlukan dari departemen urusan sipil Palestina, ungkap pejabat Palestina, Jamal Shqeir.

Sumber dari perhubungan Palestina mengatakan kepada wartawan bahwa bus-bus Palestina mungkin diperbolehkan untuk membawa orang-orang dari pusat kota pada Jum’at depan jika telah ada izin.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Jazuli: Jangan Sampai TNI Terjebak Politik Praktis

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini berharap agar TNI bersikap dan bertindak secara terukur dan proporsional dalam merespon dinamika politik di masyarakat. Jangan sampai TNI terjebak dalam politik praktis yang mana hal…

Video: Militer Australia Bunuh 39 Muslim Afghan

KABUL (Arrahmah.com) – Pasukan khusus Australia diduga membunuh 39 tahanan dan warga sipil tak bersenjata di Afghanistan, dengan komando senior dilaporkan memaksa tentara juniornya untuk membunuh tawanan tak berdaya sebagai pengalaman…

Surya Paloh Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Surya saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. "Betul, setelah…

Turki telah selesaikan persiapan tuk pengerahan pasukan di Karabakh

ANKARA (Arrahmah.com) - Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengumumkan pada Sabtu (21/11/2020) bahwa pasukan darat Turki telah menyelesaikan persiapan mereka dan segera menuju ke Azerbaijan untuk memantau gencatan senjata di Karabakh.…

Militan ISIS Menyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Kabul

KABUL (Arrahmah.com) – Militan Islamic State (atau yang lebih dikenal dengan sebutan ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan 28 roket yang menewaskan 8 orang dan melukai 30 orang lainnya di Kabul (21/11/2020). ISIS menyatakan bahwa…

Prancis akan menuntut bahkan mendeportasi keluarga Muslim yang menentang karikatur Nabi Muhammad

PARIS (Arrahmah.com) - Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan pada Jumat (20/11/2020) bahwa pemerintah akan mengklasifikasikan protes yang dilakukan orang tua siswa yang marah saat seorang guru menunjukkan karikatur Nabi…

Usai umumkan kemenangan, Aliyev katakan siap jalin hubungan dengan Armenia

BAKU (Arrahmah.com) - Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan pada Jumat (20/11/2020) bahwa Baku siap untuk menjalin hubungan normal dengan Yerevan jika "kekuatan yang sehat" berkuasa di Armenia. "Sekarang ada krisis internal yang…

Mesut Ozil serukan umat Islam untuk bungkam Islamofobia dengan kebaikan

LONDON (Arrahmah.com) - Pesepakbola Jerman keturunan Turki Mesut Ozil menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia untuk membalas Islamofobia yang tengah meningkat di beberapa negara di dunia dengan kebaikan. Dalam postingan Twitternya…

TNI dan FPI Musyawarah Bahas Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dan Front Pembela Islam (FPI) bermusyawarah untuk mencari solusi terkait baliho bergambar Habib Rizeq Shihab. Musyawarah tersebut berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat…

Lembaga donor internasional siap topang Afghan dengan miliaran dolar

JENEWA (Arrahmah.com) - Puluhan lembaga donor mulai menjanjikan miliaran dolar sebagai bantuan bagi Afghanistan dalam konferensi yang digelar di Jenewa hari Selasa (24/11/2020), dengan harapan negosiasi damai yang dibangun antara pemerintah…

Turki jatuhi hukuman penjara seumur hidup terhadap pelaku kudeta 2016

ANKARA (Arrahmah.com) - Pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap 337 mantan pilot dan tersangka lainnya atas rencana untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam upaya kudeta yang gagal empat tahun lalu,…

Meski Ada Sejumlah Bukti, Arab Saudi Bantah Pertemuan Rahasia Dengan PM "Israel"

RIYADH (Arrahmah.com) – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud membantah pemberitaan bahwa Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu diam-diam terbang ke Arab Saudi pada Ahad (22/11/2020) untuk bertemu dengan…

Iklan