Berita Dunia Islam Terdepan

Imarah Islam Afghanistan gempur musuh di 3 wilayah, 1 provinsi dibebaskan

Taliban Afghanistan
4

KAPISA (Arrahmah.com) – Alhamdulillah, sebagian besar wilayah di provinsi Kapisa telah dibersihkan Mujahidin Imarah Islam Aghanistan (IIA) dari kuasa musuh. Selain itu, dalam dalam Operasi Azm kali ini banyak tentara boneka tewas di Provinsi Paktia dan Ghazni. Demikian dilaporkan Zabihullah Mujahid kepada Conflict News, Jum’at (12/6/2015).

Pada Kamis (11/6), Mujahidin IIA berhasil memukul mundur pasukan musuh dari bagian besar wilayah di kabupaten Nijrab, Provinsi Kapisa. Dengan demikian, IIA menguasai wilayah tersebut, sehingga kibaran bendera putih Mujahidin mendominasinya.

Kawasan itu dibersihkan dari musuh setelah 9 hari pertempuran. Sedangkan wilayah yang terdiri atas 160 desa besar dan kecil dengan 15 Masjid jami’ dan 10000 kepala keluarga kini sudah aman bersama Mujahidin, saat ini.

Keberhasilan di Kapisa adalah kiprah terbaru Mujahidin IIA dalam serangkaian kampanye pembersihan dan merupakan pukulan telak untuk musuh.

Sementara itu, di Provinsi Paktia, banyak tentara boneka tewas oleh Mujahidin IIA pada Jum’at (12/6). Beberapa dari mereka juga dikabarkan terluka ketika Mujahidin dan musuh bentrok di ibukota provinsi Paktia, sejak Kamis (11/6).

Dalam serangan lain, Operasi Azm juga dilancarkan di distrik Ahmad Khel di provinsi Paktia Kamis pagi (11/6), menyebabkan kerugian mematikan musuh. Pada Kamis malam, 2 polisi tewas dalam ledakan di ibukota provinsi provinsi Paktia.

Di Provinsi Ghazni, Mujahidin IIA menyerang markas besar distrik Waghiz Jum’at pagi (12/6), menewaskan 4 tentara dan melukai beberapa lainnya.

Sebuah laporan dari negara-negara kawasan Shalgar mengatakan bahwa, helikopter AS dibom pada sebuah pos dari Arbaki, meninggalkan selusin tentara Arbaki tewas dan lainnya terluka. Pos itu diyakini telah dihancurkan dengan bom seperti yang diduga ditargetkan oleh Mujahidin.

Secara terpisah, tiga tentara boneka terluka parah dalam ledakan di pinggiran ibukota provinsi Ghazni pada Jumat pagi (12/6). (adibahasan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...