Berita Dunia Islam Terdepan

Petugas haji dituntut bisa bahasa Arab

Masjid Al Haram, Nabawi di Madinah Al Munawarah
15

JAKARTA (Arrahmah.com) – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama, Abdul Djamil kembali mengingatkan kepada seluruh petugas PPIH Arab Saudi untuk semangat mempelajari bahasa Arab.

“Jangan pernah menyerah untuk belajar bahasa Arab. Minimal, setelah pembekalan di Pondok Gede ini, petugas haji bisa belajar bahasa Arab. Sebab, di sana itu banyak petunjuk-petunjuk yang menggunakan bahasa Arab. Meski ada juga yang berbahasa Inggris tapi lebih banyak memakai bahasa Arab,” pesan Abdul Djamil di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jum’at (5/6/2015) sore, lansir laman Kemenag.

Caranya, kata dia, dahulukan mempelajari bahasa Arab yang mudah-mudah dahulu atau yang ada kaitannya dengan kosa kata penting saat melaksanakan ibadah haji. Media pembelajaran bermacam-macam. Yang lebih murah bisa belajar bahasa Arab dengan kamus bahasa Arab secara online.

“Sekarang kalau petugas haji buta sama sekali dengan bahasa Arab maka akan sangat aneh kalau jamaah haji bisa protes dalam bahasa Arab. Istilahnya begini, bagaimana bisa jamaah haji protes dalaam bahasa arab, wong petugas hajinya saja tidak bisa berbahasa Arab. Meski, dari hasil pertemuan saya dengan seluruh muasasah diperoleh informasi bahwa calon jamaah haji Indonesia dikenal sangat teratur alias tidak pernah neko-neko, namun saya berharap jamaah haji Indonesia tahun ini dapat menyampaikan keluhannya kepada Kementerian Agama atas penyelenggaraan haji nanti,” papar Abdul Djamil. (azm/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...