Berita Dunia Islam Terdepan

Pengunjuk rasa anti-Islam dan anti-rasis bentrok di Australia

2

VICTORIA (Arrahmah.com) – Kekerasan pecah antara kelompok anti-Islam dan kelompok anti-rasisme di negara bagian Victoria Australia pada Ahad (31/6/2015), dengan beberapa pengunjuk rasa berkelahi di tangga balai kota Melbourne, sebagaimana dilansir oleh World Bulletin.

The Age melaporkan bahwa bentrokan berawal ketika anggota kelompok sayap kanan Inggris yang menamakan dirinya United Patriots Front (UPF) berusaha menyerbu gedung balai kota tetapi usaha mereka digagalkan oleh ratusan anggota anti-rasis.

UPF adalah kelompok sempalan dari Reclaim Australia faksi sayap kanan yang menyebut bahwa burqa, ekstremisme Islam” dan penerapan hukum syariah merupakan isu yang mengkhawatirkan.

Sementara itu polisi beberapa diantara mereka menunggang kuda berusaha untuk menjaga agar dua kelompok itu terpisah, tetapi sejumlah kecil peserta unjuk rasa menerobos garis polisi, dan menyebabkan konfrontasi fisik.
Pada April juga terjadi bentrokan antara kelompok antiIslam dan antirasisme yang mengakibatkan banyak orang menderita luka-luka dan terpaksa dirawat saat kelompok yang menamakan dirinya Reclaim Australia mengadakan aksi unjuk rasa untuk menentang hukum syariah, pajak halal dan Islamisasi.”

Sebelumnya juga kelompok ekstrem kanan menyampaikan pidato yang menyebut bahwa sayap kiri pengkhianat“, sertifikasi halaldan apa yang mereka sebut sebagai ancaman teror Islam“.

Sementara itu, pengunjuk rasa anti-rasis meneriakkan kata “tidak ada Nazi, tidak pernah lagi.”

Sekitar satu setengah jam setelah aksi unjuk rasa tersebut, kelompok sayap kanan mulai bubar sementara itu kelompok anti-rasis meneriakkan yel-yel f off Nazi sampahdan “kalian akan selalu kalah di Melbourne,” The Age melaporkan.

Seorang anggota kelompok antirasisme kemudian mengatakan kepada 9NEWS Australia bahwa mereka memprotes klaim UPF bahwa Muslim tidak diterima di Australia.

Muslim lebih dari sekedar diterima,” kata pengunjuk rasa.

Pada Sabtu malam, aktivis Kampanye Melawan Rasisme dan Fasisme menyebut acara tersebut sebagai sebuah demonstrasi yang fantastis dari orang-orang biasa di Melbourne yang keluar untuk mengatakan bahwa Nazi ini tidak akan menyebar kotoran mereka di jalan-jalan.

Mereka tidak mencapai tujuan mereka hari ini, kami tidak akan membiarkan mereka mencapai tujuan mereka di masa depan,” ungkapnya kepada The Age.

Polisi mengatakan bahwa seorang pria bisa dikenakan dakwaan setelah ia ditemukan membawa pisau, tapi tidak ada luka serius yang terjadi.

(ameera/arrahmah.com)
Baca artikel lainnya...