Berita Dunia Islam Terdepan

Parade Tauhid Solo Raya, ajang kembalinya masyarakat kepada fitrah Tauhid

143

Support Us

SOLO (Arrahmah.com) – Alhamdulillah, agenda pembentangan bendera tauhid terpanjang di dunia dalam parade tauhid di Solo hari ini (16/5/2015) dapat terlaksana. Bendera tauhid sepanjang 2.5 km tersebut diusung oleh ribuan kaum Muslimin yang hadir mengikuti parade parade tauhid.

“Benderanya berwarna putih dengan tulisan Lailaha illallah Muhammadur Rasulullah. Filosofinya adalah bahwa kaum Muslimin harus kembali kepada ajaran tauhid yang murni dan suci yang digambarkan oleh warna putihnya dengan tulisan kalimah tauhid tersebut,” ujar Abdul Rochim Baasyir, Dewan Syariah Kota Surakarta kepada reporter Arrahmah, Muhib Al Majdi, Sabtu (16/5).

Pembentangan bendera Tauhid dalam Parade Tauhid Solo Raya turut dijaga oleh aparat keamanan.
Pembentangan bendera Tauhid oleh segala elemen masyarakat dalam Parade Tauhid Solo Raya turut dijaga oleh aparat keamanan.
Semua elemen masyarakat menyambut pawai Tahfidz berkuda dari Pesantren Isy Karima dalam Parade Tauhid Solo Raya
Semua elemen masyarakat menyambut pawai Tahfidz berkuda dari Pesantren Isy Karima dalam Parade Tauhid Solo Raya

Bendera yang diusung oleh ribuan kaum Muslimin secara bersama-sama itu mencerminkan harapan bahwa, kaum Muslimin bisa bersatu dengan berpegang kepada nilai-nilai tauhid yang murni. Muslimin kembali saling menopang, saling mengisi, dan saling membantu satu sama lain, demi tegaknya kalimah tauhid dan syariat Allah subhanahu wata’ala.

Menurut Ustadz Iim, demikian sapaan akrabnya, bendera tauhid tersebut adalah hadiah dari Bapak Taufik Ali Sungkar bagi Ummat Islam Surakarta dalam acara Parade Tauhid ini, dengan harapan besar beliau agar kaum Muslimin di dunia dapat mengaplikasikan nilai-nilai yang diharapkan tadi.

Dewan syariah Kota Surakarta bersama MUI se-Solo Raya telah mengundang seluruh kaum Muslimin untuk hadir bersama memeriahkan acara parade tauhid yg baru pertama.kalinya di adakan ini. Bendera itu dibentangkan dari perempatan Gendengan dan terbentang hingga perempatan Gladak di Jalan Slamet Riyadi sebagai jalan utama Kota Solo.

“Dengan semangat menyambut Ramadhan 1436 ini semoga acara Parade Tauhid ini menjadi ajang kembalinya Ummat Islam kepada fitrah mereka dan tauhid yang murni dan tegaknya kalimah Allah subhanahu wata’ala. Aammiin,” imbuh Ustadz Iim. (adibahasan/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Iklan