Berita Dunia Islam Terdepan

Gratis, dibuka beasiswa pendidikan kader Dai di Merapi Merbabu

519

Support Us

MAGELANG (Arrahmah.com) – Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu bekerjasama dengan Relawan Masjid Indonesia pada tahun ajaran baru 2015 ini membuka program “Pengkaderan Dai dan Imam Masjid”. Program dengan waktu pendidikan selama 3 tahun ini dibuka untuk umum dan gratis biaya pendidikan, asrama dan makan.

Program pendidikan ini ditargetkan agar para santri:

  1. Mempunyai hafalan Al-Qur’an.
  2. Beraqidah Islam Ahlussunnah wal jama’ah.
  3. Benar ibadahnya dan terpuji akhlaknya.
  4. Totalitas dalam dakwah dan siap terjun di masyarakat.
  5. Mempunyai kemandirian berwirausaha.
  6. Mampu mengelola Masjid dan jamaahnya.

Para pengajar dan pendidik terdiri dari banyak Ustadz Nasional yang mengajar baik sebulan sekali atau beberapa bulan sekali, diantaranya adalah Salim A. Fillah. Dia menulis testimoni terhadap program ini.

“Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu adalah persemaian kecil untuk cita-cita besar; melahirkan da’i-da’i tangguh yang siap diterjunkan membawakan cahaya Islam ke seluruh pelosok Nusantara, hingga ke sudut-sudut terpencilnya. Saya telah melihat bibit itu berakar, tumbuh, & mekar; menyaksikan kesungguhan para pengasuh dan komitmen para santri. Bismillah, semoga selalu berkah & diridhai Allah.”

Sementara Ustad Felix Siauw juga pernah mengisi di pondok ini dan beliau menulis: “Saya merasa malu dan trenyuh dengan kawan-kawan di Pesantren Masyarakat Merapi-Merbabu, semangatnya menghafal Al-Quran istimewa, dan tekadnya berdakwah pada masyarakat itu juga yang membuat malu saya yang belum melakukan apapun untuk membentengi akidah ummat, maka kalaupun hanya dukungan kecil, harus kita lakukan”.

Murid langsung Syeikh Utsaimin, Ustadz Abdullah Sholeh Hadrami juga pernah ke pondok ini dan komentar beliau “Setahu saya lokasi cukup bagus dan materi yang diajarkan cukup berbobot juga ada olah raga fisik yang cukup menarik.”

Para pengajar di pesantren ini dari lulusan Timur Tengah dan juga praktisi dakwah, diantaranya : Ust. Muhammad Abu Dzar, Lc. Ust. Musthafa, Ust. Salim A. Fillah, Ust. Mohammad Fauzil Adhim, Ust. Ahmad Khudlori, Lc. Ust. Syarif Baraja, Ust. Ahsin Qolbaka,S.Hi. Ust. Pujihartono, Ust. Suwahja Tumijanto, Kak Bimo, ust. Mahroji khudlori, ust. Solikhin abu izzudin, ust. Sarjono, S.Pdi. Abah Fanni.

Mahasantri akan mendapat materi kuliah Hafalan Al-Qur’an, Aqidah, Bahasa Arab, Fiqih, Hadist, Tafsir, Usul Fiqh, Mustholah hadist, Ulumul Qur’an, Fiqih Dakwah, Tazkiah,Tajwid, Siroh, Manajemen Masjid, Dunia Islam, Wirausaha.

Selain itu juga ada kegiatan penunjang, yakni Relawan Masjid Indonesia, Thibbun Nabawi, Magang Wirausaha, Pemberdayaan masyarakat, Kepenulisan, Training Motivasi, Beladiri, Memanah, Renang, Outbond, Pecinta Alam, Da’i Mukim, Kristologi, Rafting, Public Speaking.

Aadapun syarat pendaftarannya : Laki-laki , minimal lulus SMA/MA/sederajat, maksimal usia 25 th belum menikah, Mengisi Formulir, Foto 3×4, 3 buah, Foto copy KTP, akte lahir, Kartu keluarga, Ijazah SMA/MA/sederajat asli dan Foto Copy , Surat Keterangan Sehat, juga surat dari orangtua dan tokoh. Membayar biaya pendaftaran Rp. 50.000,- dan ikut seleksi.

Waktu Pendaftaran : 10 April – 20Juni 2015. Pelaksanaan Tes : Rabu, 24 Juni 2015. Materi tes : Baca tulis Al-Qur’an, ke-Islaman, Matematika, Wawancara.
Untuk tempat pendaftaran di komplek Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu, Dsn.Windusajan, Desa Wonolelo, Kec. Sawangan, Kab. Magelang (Jl. Lintas Magelang – Boyolali, dari pertigaan Blabak Jl. Magelang ke timur 20 km) Cp. Ust. Musthafa (081291325252), Ust. Ahsin (085643551832). Atau Omah Dakwah Pro-U Media, Jl. Jogokariyan 41 Jogjakarta, Cp. 085 228 44 6666. Apabila online bisa buka www.pesantrenm3.com, email : [email protected].

Apabila masyarakat akan berdonasi untuk dakwah di daerah pemurtadan dan juga untuk pengkaderan Dai bisa transfer ke : Bank Muamalat 0000695273, Bank Syariah Mandiri 1540017521 an. Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu. Untuk yang berprestasi dan memenuhi syarat akan berkesempatan mendapatkan beasiswa belajar lanjut di timur tengah..

Sumber: Ustad Abu Dzar, Lc.

(azm/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Banner Donasi Arrahmah