Berita Dunia Islam Terdepan

Ahrar Syam: Tahniah atas pembebasan Idlib

1

IDLIB (Arrahmah.com) – Pernyataan Ucapan Selamat Atas Dibebaskannya Provinsi Idlib

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

الحمد للِّه الذي نصرنا رغم ضعفنا، وأعزّنا بعد ذلّنا، والصّلاة والسّلام على نبيّ المرحمة والملحمة محمد الأمين، وعلى آله وصحبه أجمعين:

Segala puji bagi Allâh yang telah menolong kami walaupun kami lemah dan memuliakan kami setelah kami hina. Shalawat dan salam atas Nabi pembawa kasih sayang dan peperangan, Muhammad yang terpercaya, atas keluarganya dan seluruh sahabatnya.

Teruntuk saudara-saudaraku mujahidin di Jaisy Al-Fath, ketahuilah bahwa Nabi kalian Shallallahu ‘alaihi wasalam memasuki kota Mekah setelah Allâh Subhanahu wa ta’ala karuniakan kemenangan kepada beliau dalam keadaan jenggotnya hampir saja menyentuh leher kudanya karena merendahkan diri dan menghinakan diri kepada Allâh Subhanahu wa ta’ala. Oleh karena itu hendaklah kalian menjadi seperti contoh teladan kalian Shallallahu ‘alaihi wasalam dan jangan sampai perasaan sombong dan membanggakan diri menemukan jalan untuk masuk ke dalam hati kalian yang bersih! Sesungguhnya kemenangan ini semata-mata karena karunia dan kemuliaan dari Allâh Subhanahu wa ta’ala yang Maha Penyayang yang kita tidak memiliki daya dan kekuatan di dalamnya.

Wahai mujahidin, sungguh kalian telah memulai kemenangan ini maka sempurnakanlah! Jika kalian ingin menyempurnakannya maka bacalah firman Allâh Subhanahu wa ta’ala,

إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ ﴿١﴾ وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا ﴿٢﴾ فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا ﴿٣﴾

(1) Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, (2) dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, (3) maka bertasbihlah dengan memuji Rabbmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. (QS An-Nashr [110]: 1-3)

Pertolongan dan kemenangan disebut sempurna hanya dengan masuknya manusia ke dalam agama Allâh Subhanahu wa ta’ala dengan berbondong-bondong. Ini bisa menjadi kenyataan jika kita mengedepankan kepada mereka gambaran yang murni bagaimana cara bermuamalah dalam Islam dan bagaimana Islam mengurus masalah kehidupan sehari-hari masyarakat. Dan jamaah-jamaah yang telah berkumpul pada hari ini mampu untuk mewujudkan hal itu dengan pertolongan Allâh Subhanahu wa ta’ala, jika mereka menyisihkan kepentingan-kepentingan kelompok dan menjadikan kepentingan Islam dan hilangnya musibah yang menimpa rakyat sedang terluka ini di atas segala kepentingan.

Wahai keluarga kami di Idlib, inilah mereka… inilah anak-anak kalian yang telah dengan murah menyerahkan nyawa dan menumpahkan darah agar kezhaliman penguasa yang zhalim kepada kalian ini hilang! Maka bergembiralah dengan sebaik-baik hari kalian ini dengan izin Allâh Subhanahu wa ta’alat! Siapa saja yang telah menjadikan para komandan mereka berada di depan sebelum pasukan mereka maka mereka tidak datang untuk membentuk kepemimpinan dan pemerintahan untuk diri mereka sendiri. Oleh karena itu tolonglah saudara-saudara kalian dan bergabunglah dengan mereka dalam jihad mereka dengan mengatur administrasi kota dan mengurus kehidupan sehari-harinya dengan semata-mata mengharapkan pahala di sisi Allâh Subhanahu wa ta’ala serta derajat yang tinggi dan kemuliaan di dunia dan di akhirat.

Kami sampaikan pesan kepada musuh yang zhalim bahwa setiap aksi bom pengecut yang menargetkan keluarga kami, warga sipil di Idlib akan kami balas dengan balasan yang setimpal pada dua kota; Al-Fu’ah[1] dan Kafriya[2] dengan menargetkan tentara bayaran Iran. Ingatlah… kalian akan melihat pembalasan kami yang akan menyakitkan kalian dengan pertolongan Allâh Subhanahu wa ta’ala.

اللهم تقبل شهداءنا، وشاف جرحانا، وأتمم لنا نصرنا، وصلى الله وسلم على نبينا محمد

Ya Allâh, terimalah para syuhada’ kami…. sembuhkanlah saudara-saudara kami yang terluka…. dan sempurnakanlah pertolongan-Mu pada kami…. Semoga Allâh bershalawat dan memberi salam kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasalam.

Komandan Umum Harakah Islam Ahrarusy Syam

Saudara Hasyim Asy-Syaikh

9 جمادي الآخر 1436 ه

9 Jumadil Akhir 1436 H

الموافق 29 / 3 / 2015 م

(adibahasan/jurniscom/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...