Berita Dunia Islam Terdepan

Lebih dari 70.000 kontainer air Zamzam palsu disita di Mekah

4

MEKAH (Arrahmah.com) – Pemerintah kota Al-Omrah di Mekah telah menyita lebih dari 70.000 kontainer air Zamzam palsu dalam berbagai ukuran kemasan, kata ketua otoritas lokal Luai Bin Jamal Ashour, sebagaimana dilansir Saudi Gazette pada Kamis (12/3/2015).

Dia mengatakan tim inspeksi dari pemerintah kota menemukan sebuah pabrik ilegal untuk mengisi dan mengemas air yang diklaim sebagai air Zamzam untuk dijual kepada warga, jama’ah peziarah dan pengunjung.

“Sumber ‘air berkah’ itu tidak diketahui. Kami telah menyita dan memusnahkan air Zamzam palsu itu”

Ashour mengatakan pemerintah kota berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menutup pabrik itu dan mengosongkan area tersebut.

Awal tahun ini, Kementerian Haji memantau air Zamzam yang dikemas secara ilegal yang didistribusikan kepada jama’ah.

Kementerian mengatakan, kemasan tersebut tidak diproduksi sesuai dengan spesifikasi Proyek Air Zamzam Raja Abdullah yang memberikan air suci tersebut kepada para jama’ah peziarah sebelum keberangkatan mereka ke negara asal mereka.

Sebuah sumber resmi kementerian mengatakan kementerian memperingatkan semua perusahaan Umrah untuk tidak mendistribusikan kemasan ini kepada para jama’ah pada akomodasi mereka setelah penyelidikan mengungkapkan bahwa sejumlah orang tanpa izin secara ilegal mendistribusikan air Zamzam kepada para jama’ah.

Ia mengatakan kementerian mendesak perusahaan umrah untuk mengupayakan jama’ah mendapatkan air Zamzam dari sumber yang benar, yang merupakan Perusahaan Air Nasional atau National Water Company (NWC).

Outlet NWC, yang terletak di distrik Kudai, memiliki kapasitas pasokan harian 5.000 meter kubik air Zamam dan memproduksi sekitar 200.000 kontainer setiap hari masing-masing dengan kapasitas 10 liter. Proyek ini dibuka pada tahun 2010 dengan biaya SR700 juta.

Outlet ini memiliki 42 titik pendistribusian dan bekerja sepanjang waktu untuk memberikan air Zamzam kepada para jama’ah peziarah, pengunjung dan penduduk.

(banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...