Berita Dunia Islam Terdepan

Dubes Syekh Mustafa Ibrahim: Indonesia mesti bangga miliki generasi penghapal Al Quran dan Hadits

Dubes Saudi Arabia untuk Indonesia Syekh Mustafa Ibrahim Al Mubarak
3

JAKARTA (Arrahmah.com) – Dubes Saudi Arabia untuk Indonesia Syekh Mustafa Ibrahim Al Mubarak mengatakan bahwa Indonesia mesti berbangga hati karena memiliki generasi-generasi penghapal Al Quran dan Hadits.

“Bahkan saya sendiri menginginkan negara-negara (lain) dapat belajar dan mengikuti Indonesia,” demikian ditegaskan Syekh Mustafa dalam jumpa pers usai penutupan Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadis Pangeran Sultan Bin Abdulaziz Alu Su’ud Tingkat Nasional ke VII di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (11/3/2015), dikutip dari Kemenag.go.id

Bahkan Syekh Mustafa menyampaikan, di rumahnya Saudi Arabia, orang Indonesia yang mengajarkan Al Quran kepada anaknya.

“Ini merupakan suatu hal yang membanggakan. Selain hidayah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, orang Indonesia bisa membaca Al Quran dengan baik dan fasih,” tuturnya.

Ditambahkan Syekh Mustafa, kegiatan Musabaqah Hafalan Al Qur’an dan Hadits ini merupakan wujud perhatian pemerintah di kedua negara agar generasi yang akan datang dapat menjadi orang-orang Muslim yang berahlak al karimah.

Menurutnya, hampir semua Raja-raja dan Sultan-sultan yang ada di Saudi Arabia selalu memberi perhatian dan mendukung kegiatan keagamaan, tidak terkecuali Raja Salman. Raja Salman adalah penghafal Al Quran, bahkan beliau hafal sebelum memasuki masa aqil baliq. Beliau juga sangat memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan Pendidikan Al Quran.

“Ini menandakan bahwa Musabaqah Hafalan Al Qur’an dan Hadis di Indonesia akan terus berlanjut,” ujarnya.

Sebab, imbuhnya, kegiatan ini dibiayai seluruhnya oleh pemerintah Saudi Arabia melalui Yayasan yang menangani Musabaqah Hafalan Al Qur’an dan Hadits di Indonesia

Senada dengan itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa Musabaqah Hafalan Al Qur’an dan Hadis Tingkat Nasional Pangeran Sultan Bin Abdul Aziz Alu Su’ud ini awalnya gagasan Pangeran Sultan Bin Abdul Aziz dengan Presiden SBY pada Tahun 2006. Kerjasama ini merupakan wujud upaya mengembangkan dakwah, tarbiyah, dan ukhuwah, serta mempererat hubungan persahabatan kerjasama Indonesia dengan Saudi Arabia dalam Bidang Pendidikan Agama dan Budaya

Menag juga menyampaikan bahwa pada tanggal 22 s.d. 26 Maret 2015, kita akan mengadakan Musabaqah Hafalan Al Quran dan Hadis tingkat Internasional se Asia Pasifik yang rencananya akan dikiuti oleh 18 Negara dan berlangsung di Masjid Istiqlal.

“Insya Allah akan ditutup oleh Presiden RI,” tutupnya. (azm/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...