Berita Dunia Islam Terdepan

Petani Gaza kembali ditargetkan oleh pasukan Zionis

Petani Palestina di Jalur Gaza. (Foto: Al Ray)
1

GAZA (Arrahmah.com) – Tentara Zionis “Israel” melepaskan tembakan ke arah petani Palestina pada Selasa (3/3/2015) ketika mereka mencoba mengakses lahan mereka di timur kota Gaza, menurut laporan koresponden WAFA.

Tentara Zionis yang ditempatkan di menara pengawas di sepanjang perbatasan, melepaskan tembakan ke arah petani Palestina karena mereka berusaha memasuki lahan pertanian mereka yang berada di perbatasan. Tembakan tersebut memaksa para petani untuk pergi. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau terluka.

Serangan lintas perbatasan datang sebagai bagian dari serangkaian pelanggaran yang dilakukan “Israel” dari kesepakatan gencatan senjata yang mengakhiri 51 hari pertempuran musim panas 2014 di daerah kantong pantai.

Pasukan Zionis secara rutin melepaskan tembakan langsung ke arah petani Palestina dan warga sipil lainnya jika mereka mendekati tanah milik mereka sendiri yang berdekatan dengan perbatasan.

Militer Zionis dalam beberapa tahun terakhir telah memaksakan zona penyangga di sepanjang perbatasan Gaza, memperluasnya dari 500 meter hingga 1.500 meter, yang mengakibatkan lahan pertanian milik warga Palestina menjadi zona terlarang untuk
dimasuki.

Menurut UNOCHA, 17% dari total luas tanah Gaza dan 35% lahan pertanian berada dalam zona penyangga pada 2010, mempengaruhi secara langsung kehidupan dan mata pencaharian lebih dari 100.000 warga Gaza.

Faksi “Israel” dan Palestina mencapai kesepakatan gencatan senjata pada 26 Agustus 2014, mengakhiri serangan mematikan “Israel” di Gaza yang merenggut nyawa lebih dari 2.200 orang, sebagian besar warga sipil termasuk anak-anak.

Kesepakatan gencatan senjata menetapkan bahwa “Israel” akan segera mengurangi blokade yang diberlakukan di Jalur Gaza dan memperluas zona penangkapan ikan lepas pantai Gaza, namun “Israel” tidak mematuhi kesepaktan tersebut.

“Israel” telah memberlakukan blokade ketat terhadap Gaza sejak tahun 2007 setelah Hamas mengambil alih kekuasaan di sana dari pasukan keamanan yang setia kepada presiden boneka Mahmoud Abbas. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...