Berita Dunia Islam Terdepan

Pukuli pengungsi anak Suriah, Burger King Istanbul diboikot massa

unjuk rasa memboikot Burger King Istanbul
2

ANKARA (Arrahmah.com) – Seorang anak pengungsi asal Suriah telah dipukul oleh seorang pengurus restoran di Istanbul Turki karena telah memakan sisa makanan pelanggannya, sebagaimana dilaporkan Syria Care pada Sabtu (25/1/2015).

Sebelumnya, telah beredar foto di media sosial menunjukkan seorang anak lelaki yang berusia 11 tahun itu duduk berlumuran darah di tangga setelah dipukul oleh pengurus restoran makanan cepat saji Burger King di daerah Sirinevler.

Pengurus restoran berkata, penyebab pemukulan adalah karena anak lelaki pengungsi itu telah memungut dan makan sisa kentang goreng pelanggan.

Anak tersebut, yang melarikan diri ke Turki dengan keluarganya dari Aleppo, Suriah pada dua tahun lalu berkata, ia mengambil baki berisi sisa makanan karena ia kelaparan, tetapi pengurus memukulnya di muka dan menendang kakinya.

Anak laki-laki itu berkata bahwa ia telah meminta sedekah di jalan-jalan di Istanbul untuk meneruskan kehidupan.

Pihak Burger King berkata pengurus yang melakukan pemukulan telah dipecat selepas serangan itu.

“Insiden ini tidak boleh diterima,” katanya.

Turki kini menampung hampir dua juta pengungsi Suriah. Kebanyakan tinggal di kamp-kamp di pinggiran kota, tetapi yang lain tersebar di seluruh negara, termasuk kota-kota besar seperti Istanbul dan Ankara.

Atas kejadian tersebut, masyarakat melakukan unjuk rasa untuk memboikot restoran tersebut. (adibahasan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...