Berita Dunia Islam Terdepan

ISIS kirim 2 bom mobil ke pos pemeriksaan Jabhah Nushrah di Aleppo, 11 meninggal

5

ALEPPO (Arrahmah.com) – Koresponden Al-Jazeera melaporkan bahwa bom mobil menyerang sebuah pos pemeriksaan Jabhah Nushrah di dekat kota Musqan, pedesaan utara Aleppo.

Ia juga melaporkan bahwa total 3 bom mobil telah diledakkan, dua di antaranya di dekat sebuah pos pemeriksaan Jabhah Nushrah. Sedikitnya 11 orang dilaporkan meninggal dan sejumlah lainnya terluka.

Akun resmi Jabhah Nushrah untuk wilayah Aleppo mengatakan bahwa kelompok “Daulah Islam”, atau Islamic State (IS) yang sebelumnya dikenal sebagai ISIS, merupakan kelompok yang bertanggungjawab untuk serangan bom mobil (VBIED) di sebuah pos pemeriksaan Jabhah Nushrah, sebagaimana dilansir Muqawamah Media pada Ahad (11/1/2015)

Jabhah Nushrah juga menambahkan bahwa ini adalah kali kedua IS memutuskan untuk menyerang Jabhah Nushrah di Aleppo pada saat Mujahidin tengah disibukkan dengan pertempuran untuk membebaskan desa Nubul dan Zahra. Serangan bom mobil itu membuat konsentrasi Jabhah Nushrah sedikit terganggu, dan terpaksa mengendorkan serangan terhadap sarang rezim Nushairiyah di Zahra dan Nubul.

Sumber lainnya menjelaskan lebih rinci mengenai serangan di pos pemeriksaan Jabhah Nushrah. Dia menjelaskan, seorang pelaku bom bunuh diri memacu mobilnya yang sarat bahan peledak dan meledakkan dirinya di dekat pos pemeriksaan Jabhah Nushrah, membunuh sejumlah Mujahidin. Unit pertahanan sipil Suriah (SCD) merespon dengan mengirim bantuan medis dan saat itulah pelaku bom bunuh diri kedua IS menabrak dan meledakkan kendaraannya, sehingga menimbulkan korban yang lebih banyak lagi, termasuk warga sipil yang berkumpul dan tim tanggap darurat yang tengah mengevakuasi para korban.

Gambar dari pos pemeriksaan Jabhah Nushrah di Aleppo, tempat di mana bom mobil IS (ISIS) meledak, membunuh dan melukai banyak warga sipil.

Berikut nama-nama mereka yang terbunuh dalam serangan bom mobil IS, 3 di antaranya dari India.

1. Abdurrahman Al-Hindi 52 tahun,
2. Yasir Al-Hindi 43 tahun,
3. Mahmud Yahya Al-Hindi,
4. Umar Hajj Ali 45,
5. Yunus Musthafa 42,
6. Hasan Diyukusa 20,
7. Muhammad Zahir Syaikh Qudur 27,
8. Taufiq Najib Sa’du 40,
9. Saifu Ali Solih,
10. Idris Muhammad Idris,
11. Dhurar Haji Muhammad.

Video yang menunjukkan pekerja dari Pertahanan Sipil Suriah sedang mengevakuasi orang-orang yang terluka dan gugur oleh serangan bom mobil.

(aliakram/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...