Proporsional sikapi tantangan Salim Penceng

82

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Terkait video ancaman Abu Jandal Al Yamani alias Salim Penceng salah seorang anggota IS terhadap TNI Polri dan Barisan Serbaguna (Banser) Ansor Nahdhatul Ulama, Pemerhati kontra terorisme Harits Abu Ulya minta pemerintah dengan aparat TNI dan Polrinya proporsional saja menyikapinya. Tidak perlu paranoid bercerita demikian besarnya ancaman ISIS bagi keamanan dan kedaulatan Indonesia hanya berdasarkan statemen pribadi seorang Salim.

“Statemen Salim belum tentu representasi dari Islamic State (IS), tapi tidak lebih adalah narsisme seorang Salim dengan sebuah “impian” untuk Indonesia,” katanya kepada arrahmah.com, Sabtu (27/12/2014).

Hal ini dikemukakan agar jangan sampai video Salim membuat isu IS mendapatkan momentumnya kembali. Hanya sekedar pernyataan Salim di Youtube bisa dijadikan “berkah” stimulus kepentingan proyek kontra terorisme di Indonesia.

“Di Indonesia ada situasi psikologis politik keamanan untuk segera menetapkan IS sebagai ancaman serius di luar al Qoida dan mempidanakan pendukungnya, dan tindakan Salim Penceng seperti “berkah” yang bisa diolah menjadi stimulus kepentingan proyek kontra terorisme di Indonesia mendapat legitimasi kuat dimanesfestasikan dalam bentuk regulasi dan action penindakan,” ungkapnya.

Dia menilai aparat intelijen yang bergentayangan di BIN, BAIS, kepolisian dan lain-lain gagal jika tidak bisa membaca peta kekuatan sesungguhnya dan menakar secara akurat potensi ancaman yang di tebar lewat Youtube tersebut semisal statemen Salim Penceng.

Berita Terkait

“Kecuali semua potensi ancaman itu sebatas dimonitoring dan dibiarkan kemudian dikelola menjadi sebuah isu sedemikian rupa untuk melegitimasi sebuah proyek keamanan dengan judul “war on terrorism in Indonesia”, tukas Harits.

Menurut saya statemen Salim Penceng tersebut berhadapan dengan realitas ke-Indonesiaan yang kompleks. Kata Harits, bukan hal sederhana seperti membalik tangan untuk membuktikan apa yang ia ucapkan.

“Pemerintah tidak perlu inferiority hingga membuat sikap tidak proporsional atas langkah beberapa individu seperti Salim Penceng,” katanya.

“Tidak perlu realitas “kucing” kemudian diceritakan seperti sosok “harimau”, kalau “kucing” tidak perlu dianggap “harimau”,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun redaksi, Abu Jandal al Yamani al Indonesi adalah Salim Mubarok at Tamimi atau yang lebih dikenal dengan panggilan Salim Penceng, Pria kelahiran Pasuruan Jatim dari keluarga turunan Arab Yaman bani at Tamimi. sebelum ke Suriah ia tinggal di Malang dengan kontrak rumah didaerah Ijen Malang.

Pria yang tidak tamat SD (sekolah Dasar) ini punya dua orang istri dan lebih dari 5 orang anak. Kesehariannya ia serius berjualan madu dengan membuat label sendiri. Sebelum ke Suriah, dia pernah juga ke Yaman bergabung bersama AQAP (sayap al Qaida di Yaman). Dari Yaman kemudian beberapa kali masuk di perlintasan Turki-Suriah. Kemudian balik ke Indonesia dan kembali ke Suriah dipertengahan tahun 2013 bersama sekitar 8 orang bergabung di Islamic State (IS-ISIS).Dan sempat balik lagi ke Indonesia kemudian dia berangkat bulan Maret sebelum Ramadhan 2014 bersama seorang anaknya dengan rombongan yang berjumlah 20 orang. (azm/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

PBB Desak Irak Batalkan Eksekusi Massal Puluhan Tahanan

BAGHDAD (Arrahmah.com) – PBB mendesak Baghdad untuk menghentikan semua eksekusi massal terhadap tahanan, seperti dilansir Al Jazeera (20/11/2020). Bulan Oktober lalu, Irak telah tercatat melakukan eksekusi yang tidak fair terhadap 40…

Erdogan dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Hubungan

ANKARA (Arrahmah.com) –Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz sepakat memperbaiki hubungan bilateral dan menyelesaikan berbagai masalah lewat dialog. Kedua pemimpin itu berbicara melalui telepon menjelang…

Pasukan Azerbaijan Dituduh Memenggal Kepala Tentara Armenia

KARABAKH (Arrahmah.com) – Tentara Azerbaijan dituduh memenggal kepala seorang tentara Armenia dan mengejek keluarga korban dengan memposting foto kepalanya yang dipenggal di media sosial, kata pembela hak asasi manusia, Selasa (24/11/2020).…

Lima Orang Jamaah Masjid Dibunuh dan Puluhan Diculik di Nigeria

ABUJA (Arrahmah.com) – Serangan yang dilakukan sekelompok orang bersenjata terjadi di sebuah masjid di barat laut Nigeria. Serangan itu menjatuhkan banyak korban, lima jamaah meninggal dunia sementara 40 orang lainnya diculik. Serangan…

AS tawarkan $10 juta untuk informasi pemimpin HTS

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah untuk informasi tentang pemimpin kelompok perlawanan Suriah HTS (24/11/2020). Sebagaimana diposting di akun Twitter mereka, Departemen Kehakiman…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Ketika Pelarangan Khamr menjadi Kontroversi

Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt (Arrahmah.com) - Islam telah memberi seperangkat aturan kehidupan yang demikian rinci dan mengandung maslahat. Salah satunya terkait perkara makanan dan minuman. Prinsipnya bahwa apa yang dikonsumsi wajib halal…

Terkait Acara Habib Rizieq, Wagub DKI Diperiksa 8 Jam dengan 46 Pertanyaan

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku dicecar 46 pertanyaan oleh penyidik polisi terkait kerumunan di kediaman pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab, kawasan Petamburan, Jakarta…

SITE lansir AQIM tunjuk pemimpin baru

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Kelompok Al-Qaeda di Maghrib Islam (AQIM) telah memilih pemimpin baru untuk menggantikan Abdelmalek Droukdel, yang dilaporkan terbunuh pada bulan Juni oleh pasukan Prancis, kelompok pemantau yang berbasis di…

Ustadz Abu Bakar Ba'asyir Dirawat di Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Beredar kabar Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sedang dirawat di rumah sakit karena kondisi kesehatan menurun. Putra Ustadz Abu Bakar Ba'asyir membenarkan kabar tersebut. "Iya, benar,  beliau dibawa ke RS untuk…

Pasukan Turki menarik diri dari kota strategis di Suriah barat laut

ALEPPO (Arrahmah.com) - Dalam 72 jam terakhir, Angkatan Bersenjata Turki mulai menarik pasukan mereka dari dua wilayah penting di barat laut Suriah. Menurut laporan baru dari provinsi Aleppo, Angkatan Bersenjata Turki telah mulai menarik…

Tentara 'Israel' luncurkan latihan militer skala besar di dekat Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Tentara pendudukan "Israel" melancarkan latihan militer skala besar di dekat Jalur Gaza yang diduduki, yang telah dikepung ketat oleh "Israel" selama 14 tahun, media lokal melaporkan. Menurut situs berita "Israel"…

Iklan