Waspada akun fb dan paypal palsu catut nama Sahabat Al-Aqsha!

Anak Yatim Syuhada Suriah yang kita cintai dan menjadi amanah kita sejak Oktober 2013. Foto: Sahabat Suriah | Al-Sarraa Foundation
93

YOGYAKARTA (Arrahmah.com) – Yayasan Sahabat Al-Aqsha tidak pernah mengaktifkan akun Facebook maupun Paypal baik untuk penyiaran informasi maupun penerimaan amanah dana. Akun Facebook yang secara resmi dibuka oleh Sahabat Al-Aqsha, sengaja tidak diaktifkan, sekadar untuk mencegah orang menyalahgunakan nama ini di Facebook.

Ketua Umum Yayasan Sahabat Al-Aqsha, Muhammad Fanni Rahman di Yogyakarta menjelaskan, “Sahabat Al-Aqsha hanya menggunakan website, twitter, dan e-mail sebagai media komunikasi resmi di Internet. Kita tidak pernah menggunakan Facebook dan Paypal.”

Menurut Fanni, akun Facebook yang secara resmi dibuat oleh tim Sahabat Al-Aqsha sengaja tidak diaktifkan. Akun itu dibuat hanya untuk mencegah orang-orang yang berniat buruk menggunakan nama ini untuk kepentingan yang salah.

Fanni menegaskan, Sahabat Al-Aqsha tidak bertanggung jawab mengenai siapa dan kemana dana yang dikirimkan ke akun Facebook atau Paypal apapun yang mengatasnamakan “Sahabat Al-Aqsha”.

Di bawah ini adalah rekening-rekening resmi Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah:

Donasi Palestina:
Bank Syariah Mandiri
No. Rek 7799 800 009
an. Sahabat Al Aqsha Yayasan

BNI Syariah
No. Rek 7799 800 008
an. Sahabat Al Aqsha Yayasan (Palestina)

Donasi Suriah:
Bank Syariah Mandiri
No. Rek 7799 880 002
an. Sahabat Al Aqsha Yayasan

BNI Syariah
No. Rek 7799 880 007
an. Sahabat Al Aqsha Yayasan (Suriah)

Donasi Operasional:
Bank Syariah Mandiri
No. Rek 7799888003
an. Sahabat Al Aqsha Yayasan

Sampai berita ini disiarkan belum pernah ada pihak yang menghubungi Sahabat Al-Aqsha dan meminta izin menggunakan nama itu sebagai akun Facebook, maupun membuka penerimaan dana lewat melalui Facebook atau Paypal.

“Kepada masyarakat Indonesia, khususnya para simpatisan Sahabat Al-Aqsha, baik di dunia Internet maupun secara off air, dimohon kesediaannya segera melaporkan semua penggunaan nama Sahabat Al-Aqsha yang mencurigakan,” pinta Fanni.

Silakan periksa segala informasi dengan berkunjung langsung atau menghubungi:

Markaz Sahabat Al-Aqsha

Omah Dakwah [Pro-U Media]

Jl. Jogokariyan 41, Yogyakarta, kode pos 55143

Telefon: +62 877 0099 8009 / +62 877 0099 8002

Website: www.sahabatalaqsha.com

Twitter: @sahabatalaqsha

E-mail: [email protected]

Atau langsung ke nomor kontak Ketua Umum Sahabat Al-Aqsha M. Fanni Rahman +62 852 28446666

Prinsip Sahabat Al-Aqsha

Fanni Rahman yang juga Ketua Relawan Masjid Indonesia menambahkan, ada prinsip-prinsip penting yang dipegang oleh Sahabat Al-Aqsha dalam menerima dan menunaikan amanah dari masyarakat:

Pertama, seluruh dana yang disumbangkan oleh masyarakat lewat Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah secara total disampaikan kepada rakyat Palestina dan Suriah. Tidak ada yang dipotong untuk operasional.

Kedua, seluruh anggaran operasional lembaga Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah di seluruh Indonesia menggunakan dana pribadi para relawannya, termasuk untuk perjalanan baik dalam maupun luar negeri.

Ketiga, donatur yang secara khusus mengikhlaskan sumbangannya untuk mendukung operasional Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah disarankan mengirimkannya ke rekening khusus “donasi operasional” yang tertera di website resmi Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah.

Keempat, amanah dana berupa infaq, shadaqah atau zakat yang dipertanggungjawabkan oleh Sahabat Al-Aqsha adalah yang disalurkan melalui rekening resmi yang tertera di website, atau yang diterima secara langsung oleh relawan yang diutus secara resmi. Silakan hubungi kami untuk memastikan seseorang benar-benar relawan Sahabat Al-Aqsha atau bukan.

Kelima, relawan Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah dilarang menerima honorarium untuk tugas presentasi, ceramah atau tabligh akbar. Honorarium yang terlanjur diterima akan disalurkan ke kas operasional atau diinfaqkan ke Palestina dan Suriah.

Keenam, seluruh amanah dana yang dititipkan masyarakat diserahkan langsung kepada Al-Sarraa Foundation for Humanitarian Relief yang diotorisasi secara resmi oleh para Ulama dan pemimpin Palestina.

Ketujuh, semua akun media sosial maupun rekening bank yang menggunakan nama “Sahabat Al-Aqsha” jika tidak diumumkan oleh website atau akun twitter resmi Sahabat Al-Aqsha adalah palsu.

Kedelapan, seluruh pengelolaan amanah dan keuangan Sahabat Al-Aqsha dikerjakan dan diawasi oleh tim-tim praktisi keuangan profesional yang bisa dipertanggungjawabkan secara keilmuan, profesi, maupun syari’ah Islam. Dengan izin Allah.(azm/*/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.