Open Society: Indonesia bantu CIA siksa tersangka teroris

Indonesia merupakan salah satu mitra rendisi (tangkap-siksa) CIA yang brutal
35

JAKARTA (Arrahmah.com) – Komite Intelijen Senat Amerika Serikat (AS), Selasa (9/12/2014), merilis laporan tentang tehnik interogasi yang dilakukan CIA, terhadap para tersangka teroris Al-Qaeda, terkait dengan serangan 11 September 2001 di AS, sebagaimana dilansir Arrahmah pada Rabu (10/12).

Laporan itu membongkar penggunaan kekerasan dalam proses interogasi para tahanan, dan jauh lebih brutal dari yang pernah diakui oleh CIA sebelumnya. Fakta tersebut mempertegas kemunafikan AS, sebagai negara yang selalu mengecam pelanggaran HAM di negara lain.

Walaupun demikian, beberapa dokumen memperlihatkan bahwa tanggungjawab atas kekejaman yang dilakukan CIA, ternyata bukan hanya terletak di tangan AS, tetapi juga pada puluhan pemerintahan lain yang terlibat membantu CIA, sebagaimana dilansir Garuda Militer pada Rabu (10/12).

Open Society Justice Initiative (OSJI), dalam laporan setebal 212 halamanya, mengungkapkan detil bantuan internasional yang diberikan oleh banyak negara, atas aksi kontroversial yang dilakukan CIA terhadap para tahanan tersangka teroris. Setidaknya ada 54 negara dalam daftar tersebut (lihat grafis di atas).

OSJI adalah organisasi HAM yang berbasis di banyak negara, yang beranggotakan beberapa utusan khusus PBB seperti Chaloka Beyani, Pablo de Greiff, dan Juan E. Méndez.

Puluhan negara tersebut di atas, termasuk Indonesia. Mereka turut membantu CIA dalam program rendisi, yakni proses penangkapan, penahanan, transportasi dan penyiksaan para tersangka di seluruh dunia. Sementara fasilitas penjara rahasia, disebut ada di 9 negara.

Penjara rahasia CIA antara lain berada di Thailand, Afghanistan, Bosnia, Teluk Guantanamo, Irak, Lithuania, Maroko, Polandia dan Rumania. Berikut infografik yang dikutip dari laman harian Guardian yang bersumber data dari Open Society dan PBB.

Indonesia salah satu dari 54 negara mitra rendisi (tangkap-siksa) CIA
Indonesia salah satu dari 54 negara mitra rendisi (tangkap-siksa) CIA

(adibahasan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.