Berita Dunia Islam Terdepan

Video The End of Islam in Indonesia: Muhammad dungu dan biadab

cover buku enam jalan menuju tuhan atau 6 ways toward god
44

JAKARTA (Arrahmah.com) – Lagi-lagi video penodaan Islam beredar di dunia maya. Setelah sempat hilang dari peredaran, kini video The End of Islam in Indonesia berisi pembedahan buku sesat berjudul Enam Jalan Menuju Tuhan kembali viral di media sosial, sebagaimana dibagikan pada Facebook hingga Kamis (27/11/2014). Parahnya, Darmawan M.M si penulis buku tersebut menyatakan bahwa, “Muhammad adalah Arab buta huruf dungu yang biadab.” Astaghfirullahal adziim.

Inilah si penghina Islam, Apollinaris Darmawan
Inilah si penghina Islam, Darmawan

Video The end of Islam in Indonesia yang berdurasi kurang dari 4 menit ini diawali dengan lagu Indonesia Raya. Tampil seorang bapak beruban naik ke podium menyampaikan isi buku yang dia tulis dengan begitu santai sambil membaca catatannya.

Dialah Apollinaris Darmawan M.M yang dengan wajah tanpa dosa memaparkan klaim bahwa dia sangat mengetahui siapa Muhammad sebenarnya. Berikut transkrip utuh yang dibuat Tim Arrahmah sesuai dengan video sesat tersebut, tanpa mengurangi dan menambahkan konten apapun. A’udzubikalimatillahi tammatin min syari maa kholaq. Bismillahirrahmaanirrahiim.

“Saudara-saudari yang saya hormati, hanya karena potongan-potongan film Innoscent of Muslim di internet yg dituduh menghina Muhammad, kebiadaban Islam kembali mengguncang dunia.

J. Cristopher Stevens, duta besar AS yang ditugaskan di Libya, pada tanggal 9 Sepetember 2012 sedang berada dalam gedung konsulat AS di Benghazi ketika gedung itu diserang oleh Muslim libya dengan roket dan granat gedung itu dibakar serta dijarah.
(muncul lagu ‘Telah Gugur Pahlawanku’ melatarbelakangi slide pemakaman JCS dan 3 lainnya yg dtuliskan gugur dalam tugas)

Walaupun saya tahu Muhammad adalah manusia yang hina, tapi saya tidak mau menghina Muhammad. Dan agar masyarakat luas mengetahui siapa Muhammad sebenarnya, saya jelaskan secara terbuka dan beradab. Bahwa menurut al-Qur’an, Muhammad adalah Arab buta huruf dungu yang biadab.

Penjelasan itu saya tulis dalam buku berjudul “6 jalan menuju Tuhan”, dimana Muhammad saya hadirkan dalam perbandingan dengan tokoh-tokoh spiritual. Buku itu saya terbitkan sendiri pada bulan Januari 2009. Dan karena dilarang diedarkan di indonesia, pada bulan Desember 2011 saya terbitkan dalam bahasa Inggeris di AS. (ilustrasi slide “Isi Al-Qur’an hanya ocehan dungu dan biadab dari Muhammad Arab buta huruf yang mengaku nabi, tidak ada kitab dari Tuhan, Injil ditulis oleh 4 orang dan Perjanjian Lama ditulis oleh banyak orang yahudi.”)

Dengan membaca buku itu, Anda dapat membuktikan sendiri bahwa Muhammad hanyalah manusia dungu yang biadab. Dengan membaca Qur’an secara kritis, lihat surat Maryam ayat 22-27. Isi surat ini hanya dibuat-buat. Tidak ada dalam budaya yahudi perempuan melahirkan sendiri di bawah pohon kurma.

Selanjutnya lihat surat Al-Ahzab ayat 37. Pesan moral ayat ini sangat biadab, menjadi Muslimah harus mau pindah ranjang dari anak angkat ke ranjang bapak angkat dan berbagi satu penis dengan 4 wanita lain. Selama lebih dari 1400 tahun, Islam yang bersandar pada contoh hidup Muhammad yang dungu dan biadab sudah menelan banyak korban jiwa. Bukan hanya orang yang dicap kafir yang dibunuh oleh Muslim, tapi Muslim yang dibunuh oleh sesama Muslim juga tak terhitung jumlahnya. (ilustrasi pemenggalan di saudi dan pencambukan di NAD). Kebiadaban terhadap sesama Muslim juga dipertontonkan dengan memotong tangan orang yang dituduh mencuri, mencambuk orang yang dianggap salah semata-mata karena percaya bahwa ocehan dari orang yang dungu dan biadab bernama Muhammad di dalam al-Qur’an adalah perintah Tuhan.

Perlu pendekatan baru dalam menghadapi Islam. Tidak lagi menempatkan[nya] sebagai agama, tapi sebagai pemujaan terhadap Muhammad, yang berarti juga pemujaan terhadap kebiadaban yang harus diatasi secara terbuka dan beradab.

(ilustrasi sekjen PBB Ban Ki Moon)
Sudah saatnya penduduk dunia dari rakyat kecil hingga kepala pemerintahan dan sekjen PBB berani mengatakan “hentikan segala kedunguan dan kebiadaban Islam. Mari kita hapus Islam dari muka bumi agar kita dapat membangun masyarakat yang cerdas dan beradab.”

Kepada Anda yang masih ingin mempertahankan Islam, saya sarankan jangan lagi menempuh cara-cara yang biadab. Anda harus berani berdiskusi secara terbuka dan beradab. Saya siap menyampaikan apa yang saya ketahui semua tentang Muhammad. Silakan diatur waktu dan tempatnya. Saya pasti hadir dan sambil menunggu saya ucapkan banyak terima kasih.

(ilustrasi slide siswa dan guru menghadap ke dinding berelief peta Indonesia dengan bertuliskan “mari kita membangun diri dengan berkiblat ke diri sendiri sambil mencintai negeri sendiri sebagai tanah suci pemberian Tuhan.” Informasi lebih lanjut kunjungi http://sixwaytowardgod.blogspot.com)

Maasyaa Allah laa hawla wala quwwata illa billah, sedemikian beraninya manusia bernama Darmawan M.M. menghina Nabi Muhammad shalallahu ‘alayhi wasallam yang ma’sum. Semoga tidak ada Ummat Islam yang mengikuti ajaran baru yang sesat dan menyesatkan ini. Tidak ada cara lain untuk menjadikan dunia ini indah, kecuali dengan mengembalikannya kepada tatanan Islam yang telah Allah turunkan tata caranya dalam Al-Qur’an dan dicontohkan dalam sunnah Rasululloh shalallahu ‘alayhi wasallam.

Pandangan picik penulis buku tersebut telah melupakan bagaimana baiknya akhlak Nabi Muhammad sehingga beliau digelari al-amin, manusia terpuji yang jujur dan terpercaya. Demikian lah jika hati sudah diliputi kesombongan menerima kebenaran dan akal dipenuhi dengan prasangka kejahilan (dzonal jahiliyah), maka tak ada firman Allah yang dapat menjadi hidayah baginya. Mari kita tunggu, apa yang akan Allah taqdirkan berikutnya kepada si penulis. Apakah Darmawan M.M. akan bertaubat atau dia akan terus menjadi antek AS dalam menggencarkan misi penghancuran citra Islam di mata dunia? Wallahua’lam bish showab. (adibahasan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...