Berita Dunia Islam Terdepan

Madrasah Masjid Merah ajarkan prinsip jihad, Syaikh Usamah adalah pahlawan

1

ISLAMABAD (Arrahmah.com) – Seorang ulama di Pakistan mengajarkan kepada sekitar 5.000 pelajar pemikiran Syaikh Usamah Bin Laden rahimahullah di madrasah-madrasah Islam, bercita-cita agar anak didiknkya bisa menjadi generasi penerus jihad sebagaimana Taliban.

“Kami memiliki tujuan yang sama dengan Taliban, tapi kami tidak memberikan latihan militer. Kami lebih mengembangkan (kemampuan) keilmuan, (sedangkan) Taliban lebih pada kekuatan militer,” kata Syaikh Abdul Aziz Ghazi, imam Masjid Merah di Islamabad, seperti dikutip BBC.

“Kami mengajarkan tentang prinsip-prinsip jihad. Terserah pelajar jika mereka ingin mendapatkan latihan militer setelah mereka pergi dari sini. Kami tidak menghalangi mereka,” tambahnya.

Syaikh Ghazi mengendalikan delapan madrasah, yang pertama didirikan selepas ayahnya pergi untuk bertemu Syaikh Usamah bin Laden di Afghanistan. Menurut Syaikh Ghazi, Syaikh Usamah bin Laden rahimahullah adalah seorang pahlawan bagi mereka.

“Syaikh Usamah Bin Laden adalah pahlawan bagi kami semua. Beliau berdiri melawan Amerika dan beliau menang. Beliau telah memberi inspirasi kepada misi sekolah ini,” kata Syaikh Ghazi.

Bahkan, demi menghormati Syaikh Usamah, dalam salah satu madrasah ada perpustakaan yang dinamakan dengan nama mujahid yang dibunuh oleh Pasukan Khusus Angkatan Laut Amerika Syarikat (Navy Seal) di Pakistan pada tahun 2011 itu.

Masjid dan madrasah itu, telah ada sejak 2007, ketika tentara Pakistan dikerahkan untuk mengepung masjid yang disebut “radikal” itu oleh pemerintah dan kemudian menyerangnya. Tragedi itu mengakibatkan 100 orang terbunuh, termasuk adik, ibu dan putra Syaikh Ghazi.

Saat ini ada 3.000 santriwati dan 2.000 santriwan yang belajar di madrasah di Masjid Merah.

Kurikulum madrasah fokus pada bacaan Al-Quran, bahasa Arab dan sejarah Islam. Banyak bahan mata pelajaran yang ditulis sendiri oleh Syaikh Ghazi dan dicetak dalam tempat pencetakan madrasah. Masa pendidikan terpendek adalah 12 bulan, tetapi pelajar juga boleh mendaftarkan diri dalam program delapan tahun untuk gelar sebagai imam setelah lulus.

Taliban dan Usamah bin Laden adalah inspirasi

Bagi Syaikh Ghazi dan murid-muridnya, Taliban adalah contoh pemerintah yang membuat iri dunia terutama barat.

“Taliban telah memerintah Afghanistan dengan sangat baik. Mereka menciptakan masyarakat yang adil dan itu membuat iri dunia,” kata Abdullah (24), yang akan lulus dari sekolah pencetak imam itu tahun depan.

Abdullah juga menganggap Syaikh Usamah Bin Laden adalah inspirasi.

“Kami semua mempunyai tujuan yang sama. Untuk mewujudkan sebuah masyarakat di mana tidak ada kerusakan, kami ingin keadilan bagi semua orang. Dan satu-satunya cara untuk mencapai itu adalah melalui undang-undang Syariah dan negara Islam,” katanya.

Abdullah adalah salah satu dari 18 calon imam yang akan lulus dari madrasah pada tahun 2015, dalam rangka untuk menyebarkan dakwah Islam kepada masyarakat Muslim di Pakistan. (siraaj/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...