Berita Dunia Islam Terdepan

Innalillahi, 5 rumah sakit besar di Gaza bernasib lebih buruk dari RS Syifa

seorang gadis cilik pasien rs kamal udwan yang tergolek lemah turut menerima bantuan makanan dari muslimin indonesia
19

GAZA (Arrahmah.com) – Setelah Gaza digempur habis-habisan oleh “Israel” pada perang “dedaunan dimakan ulat” lalu, korban terluka memenuhi semua rumah sakit di Gaza. Keterbatasan dana dan ditutupnya akses ke perbatasan Rafah membuat pasokan makanan dan obat-obatan di berbagai rumah sakit di Gaza kian kritis. Bahkan kini, selain RS Syifa, ternyata terdapat lebih dari 5 rumah sakit lainnya yang tak dapat memberi makanan dan obat-obatan kepada para pasiennya, sebagamana progress report dari Suara Palestina (SP) yang diterima Redaksi Arrahmah pada Kamis (13/11/2014).

Setelah melakukan konsolidasi kembali bersama pihak Kementerian Kesehatan Gaza dan Yayasan Salam (NGO lokal Gaza), Tim Suara Palestina mendapat keterangan yang lebih mendetail berkenaan dengan krisis yang melanda RS Syifa. Dari pihak Menteri Kesehatan Gaza diketahui bahwa ternyata tidak hanya pasien di Rumah Sakit Syifa saja yang mengalami krisis atau tanpa bahan makanan.

Terdapat lebih dari 5 unit Rumah Sakit yang memang membawahi pihak MenKes Gaza selain RS Syifa Gaza City. “Diantaranya adalah “RS Kamal Udwan Gaza Utara, RS Abu Yusuf Gaza Tengah, RS Rantisi (RS khusus Anak) Gaza City dan beberapa RS lainnya,” catat Syeikh Yaqob ketua Yayasan Salam saat diundang untuk mengikuti rapat di kantor MenKes Gaza. Dengan demikian, dibutuhkan dana yang lebih besar untuk menutupi biaya operasional konsumsi pasien rumah sakit berikut biaya untuk membeli suplai obat-obatan, sebagaimana tertulis dalam surat permohonan bantuan resmi dari pihak Kementerian Kesehatan Gaza.

rapat konsolidasi tim suara palestina, yayasan salam dan pihak kemenkes gaza
rapat konsolidasi tim suara palestina, yayasan salam dan pihak kemenkes gaza

pasien anak mendapatkan paket makanan, yoghurt dan minuman ringan

pasien anak mendapatkan paket makanan, yoghurt dan minuman ringan

pasien balita ini antusias ingin membuka makanan yang dibagikan
pasien balita ini menangis, lalu diberi makanan
pasien cilik ini akhirnya tersenyum
pasien balita ini akhirnya tersenyum
paket makanan siap didistribusikan
paket makanan sebelum didistribusikan
bocah yang satu ini tetap bersyukur menerima paket bantuan, meski ia akan memerlukan bantuan ekstra untuuk menikmatinya
bocah yang satu ini tak kalah senang mendapatkan bantuan makanan
seorang pasien dewasa menrima paket sambil terbaring lemah
seorang pasien dewasa menrima paket sambil terbaring lemah
pasien remaja ini gembira mendapatkan bantuan makanan
pasien remaja ini gembira mendapatkan bantuan makanan
salah satu pasien batita yang mendapatkan bantuan makanan
salah satu pasien batita yang mendapatkan bantuan makanan
kwitansi serah terima dana bantuan dari muslimin indonesia melalui radio suara palestina yang didistribusikan oleh yayasan salam
kwitansi serah terima dana bantuan dari muslimin indonesia melalui radio suara palestina sebesar US$3000 yang didistribusikan oleh yayasan salam
surat permohonan bantuan resmi dari kementerian kesehatan gaza
surat permohonan bantuan resmi dari kementerian kesehatan gaza

Alhamdulillah, kemarin sore(12/11) tim Radio Suara Palestina di Jalur Gaza bekerja sama dengan Yayasan Salam juga berkoordinasi dengan pihak RS Syifa. Sebagai sesama Muslim yang sebenarnya sama-sama sedang membutuhkan, pihak RS Syifa mengarahkan Tim SP dan Yayasan Salam ke RS Kamal Udwan di Gaza Utara yang memang pasien di RS Kamal Udwan lebih krisis atau kekurangan makanan dibandingkan RS Syifa. Baarakallah.

Di RS Kamal Udwan mereka bertemu dengan Wakil Direktur RS Kamal Udwan yang bernama dr.Mohamed, beliau sangat gembira dengan kadatangan Tim SP dan NGO lokal. Detik itu juga mereka ditemaninya membagikan paket bantuan langsung ke para pasien di kamar rawat mereka masing-masing.

“Tadi malam (12/11) kami bagikan pasien di RS Kamal Udwan di ruang rawat: khusus anak, ruang rawat khusus wanita dan ruang rawat khusus pria,” ujar Bang Onim, pendiri Radio Suara Palestina.

Ucapan terima kasih disampaikan dengan penuh syukur oleh wakil para pasien di RS Kamal Udwan Gaza Utara yang bernama Abo Muhammad yang menemani putranya yang sedang tergeletak sakit. Ketika mendengar kata makanan bantuan dari Rakyat Indonesia dan Muslimin di Indonesia, serentak ia berdiri dan mengucapkan:

“Bismillah, sesama umat Islam adalah saudara. Ibaratnya satu tubuh, jika] sebagian anggota tubuh sakit maka anggota tubuh lainnya merasakan sakit juga. Sesama Muslim itu ibarat bangunan [yang] saling mengokohknya satu sama lain, dan saat ini saudara kami Muslim Indonesia yang jauh berjarak jutaan kilo meter datang ke sini tidak lain dan tidak bukan hanya memberikan bantuan kemanusiaan salah satunya adalah makanan ini. Kalian jauh dimata tapi selalu dekat di hati kami, semoga Allah subhanahu wata’ala membalas kebaikan kalian semua.”

Ia juga menambahkan ucapan terima kasih kepada pemerintah Indonesia, petinggi di Indonesia, rakyat Indonesia, dan pengusaha di Indonesia.

“Terima kasih atas dukungan dan doa kalian, saya atas nama Warga Gaza dan atas nama pasien di RS Kalam Udwan mengucapkan terima kasih banyak.”

Total makanan yang kami bagikan untuk tahap I yaitu 120 paket makanan, 120 yogurt, dan 120 minuman ringan. Insyaa Allah selama 10 hari ke depan kami akan rutin memberikan makanan khusus makanan malam bagi para pasien yang sedang di rawat di RS Kamal Udwan. Proses distribusi makanan dilakukan Tim SP bekerja sama dengan Yayasan Salam.

Abdullah Onim melaporkan bahwa, “Donasi Tahap I senilai Rp.35.000.000, alhamdulillah sudah kami salurkan kepada para pasien di RS Kamal Udwan Gaza Utara (kwitansi tanda terima terlampir). Insyaa Allah malam ini kami akan kembali membagikan paket bantuan, mohon doa dan dukungannya,” pungkasnya.

Donasi untuk Gaza Palestina dapat Anda salurkan melalui Rek.BNI : 6900090001 atas nama Abdillah Onim.

Donasi Anda akan mendukung Tim Radio Suara Palestina menyediakan makanan dan membagikan langsung kepada para pasien di rumah sakit-rumah sakit Gaza lainnya yang mengalami krisis pangan serupa dengan Rumah Sakit Kamal Udwan, insyaa Allah. Jazaakumullahu khayraan katsiiraan. (adibahasan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...