Berita Dunia Islam Terdepan

Inilah racun syiah dalam ‘Buku Pintar Kehamilan dan Melahirkan’

buku pintar dan kehamilan disisipi doktrin sesat syiah
24

JAKARTA (Arrahmah.com) – Mengutip ulasan Syiah Bukan Islam (SBI) pada Rabu (5/11/2014), syiah di Indonesia menyisipkan aqidah mereka dalam Buku-buku yang umum tersebar dikalangan umum, dengan memanfaatkan ketidaktahuan para pembacanya.

Mereka disinyalir memasukkan doktrin-doktrin dari ajaran syiah ke dalam buku yang tergolong bersegmen umum. Salah satunya adalah ‘Buku Pintar Kehamilan dan Melahirkan, Sebuah Panduan Praktis’ yang diterbitkan oleh Penerbit Diva Press karangan Dr. Athif Lamadhah disinyalir turut menjadi alat penyebaran doktrin syiah. Secara halus, menurut SBI, buku ini menyusupkan beberapa doktrin syiah kepada pembacanya.

Berdasarkan kutipan dari gensyiah.com, berikut beberapa sisipan doktrinasi syiah dalam buku tersebut:

Pada halaman 177 dan 178, termuat anjuran untuk menamakan anak yg baru lahir dengan nama para Imam yang 12 ala Syiah. Di sana juga dikatakan bahwa : “‚Ķmengikuti para imam sama dengan mengikuti Islam sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah melalui jalur keluarga beliau yang disucikan.”
Pada halaman 179 diajarkan do’a yang masyhur dikalangan Syiah, yaitu Do’a Kumail.

Buku ini secara halus mencela seorang sahabat Nabi, Pada halaman 276, pada bab Kamus Nama-nama Indah dan Islami, pada abjad huruf “U” dan pada nama “Utsman” diartikan dengan arti: Anak Ular, Sahabat Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam. Sebagaimana diketahui, kelompok Syiah sangat membenci para Khulafaur Rasyidin sebelum Imam Ali bin Abi Thalib.

Agar menarik minat pembaca, buku ini diklaim oleh penerbitnya sebagai Buku Best Seller Nasional. Meski buku ini berisi tentang tahapan-tahapan pembentukan bayi, tanda-tanda kehamilan, penyakit kehamilan, dan segala sesuatu tentang kehamilan dan melahirkan, namun dengan penyisipan doktrin-doktrin tersebut, maka menjadi tidak layak dibaca oleh Muslimah Ahlu Sunnah.

Semoga melalui paparan SBI tersebut di atas dapat menjadi pelajaran agar kita lebih meningkatkan kewaspadaan dari racun-racun doktrin syiah. Mari kita jaga orang-orang terkasih di sekitar kita agar tidak terbawa arus syiah yang sesat dan menyesatkan. Bismillah. (adibahasan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...