Berita Dunia Islam Terdepan

Bentrokan memanas di Tepi Barat dan kawasan Al-Quds, menyusul penutupan Al-Aqsha

zionis mengamuk di al-quds
3

AL-QUDS (Arrahmah.com) – Mengutip laporan Pusat Informasi Palestina, sejak Jum’at (31/10/2014) kemarin sampai Sabtu dini hari (1/11) telah terjadi bentrokan sengit antara kelompok pemuda Palestina dan pasukan “Israel” penjajah didukung warga zionis di sejumlah kawasan dan jalan-jalan di Al-Quds.

Bentrokan sengit terjadi di kawasan Hara Sadiya. Warga zionis melakukan demonstrasi atas “drama insiden penembakan terhadap Yehudi Glick”. Selama demonstrasi mereka dikawal Polisi zionis. Sementara, dikabarkan terdapat oknum zionis yang melemparkan bom molotof dengan menyamar menjadi warga Palestina sehingga memprovoasi pemuda-pemuda Palestina untuk membalas dengan lemparan batu. Dengan demikian, pasukan “Israel” menembakan gas air mata secara intensif dan peluru karet terhadap kerumunan pemuda Palestina.

bentrokan memanas pada dini hari
bentrokan memanas pada dini hari
menurut sumber, ini adalah warga zionis yang menyamar menjadi pemuda palestina untuk menyulut bentrokan
menurut sumber, ini adalah warga zionis yang menyamar menjadi pemuda palestina untuk menyulut bentrokan

Bentrokan tersebut merembet ke kawasan gerbang Hitah dan Harah Nashara serta jalan Elwad di kota Al-Quds. Guna mempertahankan diri, para pemuda Palestina bereaksi dengan melemparkan batu dan mercon ke arah pasukan penjajah zionis.

Sumber PIP di lapangan menyebutkan, pasukan zionis menduduki sejumlah rumah warga dan menjadikannya sebagai markas. Dengan menggunakan tameng hidup, kemudian mereka menembaki warga dengan gas air mata, yang menyebabkan puluhan warga mengalami sesak napas.

Sementara itu pasukan “Israel” penjajah memutuskan saluran listrik dari sejumlah kawasan di kota lama Al-Quds.

Kota Al-Quds memanas pasca pembunuhan terhadap Mutaz Hijazi dan penutupan penuh Masjidil Aqsha, serta tindakan keji zionis di kota Al-Quds. Mantan tawanan “Israel” tersebut dijadikan tersangka dan ditembak di tempat oleh Unit Anti-Teror “Israel”. (adibahasan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...