Mujahidin AQAP menawan pejabat tinggi intelijen rezim boneka Yaman

53

ADEN (Arrahmah.com) – Mujahidin Al-Qaeda in Arabian Peninsula (AQAP) atau dikenal juga dengan nama Anshar Syari’ah Yaman pada Selasa (2/9/2014) mengumumkan telah berhasil menangkap Rasyid Abdullah Mahdi Al-Habsyi, seorang perwira tinggi Dinas Intelijen Nasional Yaman dan pemimpin tertinggi operasi Dinas Intelijen Propinsi Hadramaut.

Perwira ini telah mengikuti sejumlah training intelijen di Amerika Serikat dalam rangakaian kerjanya dengan Dinas Intelijen Amerika Serikat (CIA). Ia terlibat dalam sejumlah operasi gabungan keji Dinas Intelijen Amerika Serikat di Yaman, diantaranya yang terpenting adalah pengoperasi pesawat drone AS untuk membombardir mujahidin dan kaum muslimin di Yaman. Ia adalah penanggung jawab langsung sejumlah operasi bombardir oleh pesawat drone Amerika Serikat di propinsi Hadramaut.

Berikut ini terjemahan pernyataan resmi mujahidin AQAP terkait hal tersebut, sebagaimana dirilis oleh Yayasan Media Al-Malahim, sayap media mujahidin AQAP, dan Al-Fajr Media Center.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Tanzhim Qa’idatul Jihad di Semenanjung Arab

 

Penjelasan no. 82

Penjelasan tentang menawan seorang pejabat tinggi intelijen dalam Dinas Intelijen Nasional Yaman

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

 

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada nabi dan rasul yang paling mulia, keluarganya dan seluruh sahabatnya. Amma ba’du.

Dalam rangkaian usaha keras mujahidin yang berlangsung terus menerus untuk memerangi komando operasi militer [Amerika-Yaman] dan jaringan intelijen yang mendukung operasi serangan pesawat drone Amerika Serikat, dan dalam sebuah operasi kwalitas yang diberkahi, mujahidin berhasil menangkap seorang perwira bernama Rasyid Abdullah Mahdi Al-Habsyi. Ia adalah salah seorang pejabat tinggi Dinas Intelijen Nasional, anggota Komisi Deputi yang berada di bawah naungan Dinas Intelijen Nasional, salah seorang pendiri Dinas Intelijen di propinsi Hadramaut dan penangungg jawab nomor satu dari operasi Dinas Intelijen di wilayah lembah dan padang pasir Hadramaut sejak bulan Maret 2010 M.

Perwira ini telah mengikuti sejumlah training intelijen di Amerika Serikat dalam rangakaian kerjanya dengan Dinas Intelijen Amerika Serikat (CIA). Ia terlibat dalam sejumlah operasi gabungan keji Dinas Intelijen Amerika Serikat di Yaman, diantaranya yang terpenting adalah pengoperasi pesawat drone AS untuk membombardir mujahidin di Yaman.

Selama beberapa tahun terakhir ia menjadi supervisor bagi pemantauan intelijen di lapangan dan pengefektifan jaringan intelijen untuk mendukung operasi pesawat drone Amerika Serikat yang membunuhi kaum muslimin di Yaman. Ia adalah penanggung jawab langsung sejumlah operasi bombardir oleh pesawat drone Amerika Serikat di propinsi Hadramaut.

Perwira ini telah mengakui rencana-rencana, personil-personil, dan jaringan-jaringan intelijen yang bekerja untuk Amerika Serikat di Yaman, sehingga —atas karunia Allah semata— sejumlah rencana keji Amerika Serikat terbongkar dan berhasil digagalkan di Yaman, dan operasi-operasi intelijen mereka terhadap mujahidin berhasil dipatahkan.

Dalam kesempatan ini, kami memperingatkan setiap perwira Dinas Intelijen dan agen-agen Dinas Intelijen yang terlibat dalam dalam kerjasama dengan Dinas Intelijen Amerika Serikat untuk bertaubat kepada Allah dan meninggalkan perbuatan hina mereka tersebut yang memerangi agama Islam, umat Islam dan rakyat Yaman.

Jika mereka tidak mau, maka hendaklah mereka menyiapkan kain kafan mereka dan hendaklah mereka mengawasi leher mereka. Karena tangan-tangan mujahidin dan orang-orang mulia dari kalangan umat Islam akan mencengkeram leher mereka, cepat maupun lambat. “Dan makar jahat tidak akan menimpa kecuali pelakunya sendiri.” (QS. Fathir [35]: 43)

 

Doakanlah saudara-saudara kalian mujahidin

Saudara-saudara kalian

Tanzhim Qa’idatul Jihad di Semenanjung Arab

6 Dzulqa’dah 1435 H / 2 September 2014 M

Sumber: Al-Fajr Media Center

(muhib al majdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.