Berita Dunia Islam Terdepan

Isteri dan puteri komandan Al-Qassam terbunuh dalam serangan “Israel”, Al-Qassam tantang “Israel”

0

GAZA (Arrahmah.com) – Seorang petinggi Hamas mengatakan pada Rabu (20/8/2014) bahwa isteri dan puteri komandan Brigade Izuddin al-Qassam, di antara korban tewas dalam serangan udara “Israel” yang menargetkan sebuah rumah di kota Gaza pada Selasa (19/8), lansir World Bulletin.

Menurut Moussa Abu Marzouq, isteri dan puteri Mohamed Deif adalah di antara tiga korban serangan “Israel” terhadap rumah keluarga al-Dalw di Sheikh Radwan di kota Gaza. Serangan tersebut juga melukai sekitar 54 orang lainnya yang sebagian besar adalah wanita dan anak-anak.

Dalam sebuah pernyataan, Abu Marzouq mengaitkan serangan udara tersebut dengan keputusan Perdana Menteri “Israel” Benjamin Netanyahu untuk menarik para perundingnya dari negosiasi tidak langsung yang ditengahi Mesir terkait gencatan senjata permanen di Gaza setelah gagalnya gencatan senjata sementara pada Selasa kemarin.

“Dalam langkah tak diduga, Israel mengumumkan jatuhnya tiga roket [dari Gaza] di wilayahnya, dan Netanyahu mengumumkan akhir pembicaraan itu, penarikan delegasi Israel dan mengakhiri gencatan senjata untuk mengejutkan semua orang,” kata Abu Marzouq dalam akun Facebook-nya.

“Kami tidak tahu alasan apa terkait langkah ini, tetapi tak lama berita ini muncul; tidak ada roket yang ditembakkan dari Gaza, tetapi itu menjadi dalih untuk menargetkan tokoh senior Hamas,” katanya.

“Dan kejahatan baru menargetkan rumah keluarga aL-Dalw yang mana isteri dan puteri komandan Brigade al-Qassam Mohamed Deif terbunuh,” tambahnya.

Al-Qassam menantang “Israel”

Sebelumnya, al-Qassam mengatakan bahwa rentetan roket yang mereka tembakkan ke kota-kota “Israel” sejak Selasa kemarin adalah sebagai pembalasan bagi pembantaian terhadap keluarga al-Dalw.

“Kami menantang musuh Zionis untuk mendeklarasikan alasan yang benar dibalik penyerangan rumah keluarga al-Dalw di kota Gaza,” kata al-Qassam dalam sebuah pernyataan, tanpa menyebutkan identitas korban serangan biadab itu.

“Pembalasan ini hanyalah awal, dan musuh telah membuka gerbang neraka bagi diri mereka sendiri dan akan membayar malah atas serangan ini,” tambahnya. (siraaj/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...