Berita Dunia Islam Terdepan

Lima teroris OPM tewas dalam baku tembak di Lanny Jaya

Papua dalam pengaruh OPM
6

JAYAPURA (Arrahmah.com) – Gerombolan teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) tewas dalam baku tembak di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Jumat sekitar pukul 11.00 WIT.

Peristiwa bermula saat teroris OPM menghadang pasukan gabungan TNI yang sedang bergerak di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Jumat sekitar pukul 11.00 WIT hingga terjadi baku tembak.

Pasukan gabungan yang terdiri dari anggota Kodim 1702/Jayawijaya, Yonif 756/Wi Mane Sili, Satuan Tugas Perbantuan, dan Denintel yang dipimpin oleh Dan Yonif 756/Wi Mane Sili dihadang teroris OPM saat sedang menuju Pos Kotis Lanny Jaya.

Ketika itu pasukan gabungan TNI sedang akan mengejar kelompok teroris OPM Enden Wanimbo, Rambo Wenda, dan Purom Okiman Wenda. Mereka kemudian dihadang OPM di Distrik Pirime hingga terjadi baku tembak dan dua anggota TNI terkena tembakan.

Salah satunya mengenai anggota Yonif 756/Wi Mane Sili, Pratu Rohman, dan lima anggota teroris OPM juga tertembak.

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Christian Zebua ketika dikonfirmasi wartawan Jayapura via telepon seluler Jumat siang membenarkan peristiwa itu.

“Memang benar ada penembakan di Lanny Jaya. Lima OPM tewas ditembak dan dua anggota kami terserempet peluru,” katanya, tulis Antara.

Mayjen TNI Zebua menjelaskan, tewasnya lima anggota kelompok bersenjata itu diketahui dari laporan anggota TNI yang terlibat dalam baku tembak dan sempat melihat jasad yang jatuh dari ketinggian.

Pangdam Cenderawasih yang ditemui seusai pertemuan dengan tokoh agama dan masyarakat di Makodam Cenderawasih di Polimak, Kota Jayapura itu mengatakan bahwa dengan tewasnya lima anggota kelompok bersenjata itu diharapkan anggota yang lainnya segera sadar dan tidak bergabung kembali dengan kelompok tersebut.

“TNI dan Polri siap melakukan pengejaran dan menangkap anggota kelompok bersenjata karena aksinya sudah sangat meresahkan masyarakat,” katanya.

Akibat baku tembak antara aparat TNI dengan kelompok bersenjata di Pirime, satu anggota TNI dari Batalyon Infanteri 756 Wamena, Pratu Rohman alias Rois mengalami luka tembak di bagian pantat dan saat ini dalam penanganan tim medis di RS Tentara Marthen Indey di Jayapura. (azm/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...