Pesan Idul Fitri 1435 H dari Amir Imarah Islam Afghanistan, Mullah Muhammad Umar Mujahid

Mullah Muhammad Umar Mujahid hafidzahullah, amir Imarah Islam Afghanistan
12

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Segala puji bagi Allah, pemelihara semua ciptaan-Nya, yang membantu Mujahidin dan mempermalukan para tiran dan arogan. Salam dan kedamaian untuk guru dan Nabi kita, Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam dan salam untuk semua pengikut dan para
sahabatnya.

Allah Subhanahu wata’ala berfirman : Sungguh, Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan. (TQS : An Nahl, 128).

Muadz bin Jabal ra. mengatakan bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda : “Kepala perkara adalah Islam. Pilar-pilarnya adalah shalat. Puncaknya adalah jihad.” (HR. at-Tirmidzi)

Saudaraku seiman dan para Mujahid :
Saya ucapkan kepada kalian semua pada kesempatan Idul Fitri kali ini, hari yang penuh dengan sukacita dan berkah. Semoga Allah subhanahu wata’ala menerima dengan penglihatan-Nya, puasa kalian, amal kalian, ibadah kalian, Jihad dan semua
perbuatan baik.

Saudara-saudara Muslimku!

Ini adalah masalah sukacita dan rasa syukur bahwa Allah, yang Maha Kuasa, telah memberikan kita hari ini untuk menyaksikan kemenanangan beruntun dan prestasi Jihad di lapangan. Segala puji bagi Allah subhanahu wata’ala, situasi militer telah mendukung Mujahidin di tingkat negara. Selimut invasi telah bergulir kembali dari daerah yang luas berkat bantuan Allah dan pengorbanan para Mujhaid dan rakyat. Pusat vital musuh telah menjadi target serangan yang sukses di kota-kota. Administrasi Imarah Islam Afghanistan menjadi relatif lebih kuat. Jajaran Mujahidin sekarang lebih terorganisir dengan
baik, aktif dan bersatu jika dibandingkan dengan masa lalu. Namun, sangat disayangkan bahwa musuh menggunakan beberapa orang yang tidak sadar sebagai alat untuk memuluskan tujuan jahat mereka. Mereka, secara sadar mundur dari medan
pertempuran.

Saya menyerukan kepada semua prajurit, polisi dan jenderal, untuk berada di wilayah oposisi, bukan menghancurkan dirimu untuk tujuan penjajah dan melawan rakyat sendiri. Datang dan berjihad bersama dengan rakyat kalian dan bersama-sama dengan Mujahidin Imarah Islam melawan musuh bersama untuk mendapatkan kebahagiaan dari dua dunia.

Saya mendesak ulama, tetua suku dan orang-orang berpengaruh untuk meyakinkan pemuda (yang tidak sadar) yang sedang digunakan oleh musuh dan saya meminta orang tua dan keluarga mereka berusaha untuk mencegah anak-anak mereka dari
menghadapi kehilangan di dunia ini dan dunia yang akan datang.

Sesuai kebijakan Imarah Islam, Mujahidin harus memiliki perilaku simpati dengan mereka yang meninggalkan jajaran musuh. Beri mereka sambutan yang hangat. Hargai kepahlawanan rakyat Afghanistan yang berkomitmen memulai serangan pada musuh dan
kemudian bergabung dengan barisan Mujahidin.

Segala puji bagi Allah subhanahu wata’ala, tingkat kerjasama dan kepercayaan dari rakyat kepada Mujahidin telah meningkat. Saya berterima kasih, karena itu, kepada mereka yang setia dan orang-orang patriotis atas nama Mujahidin. Saya meminta kepada Allah untuk memberikan kesuksesan kepada mereka, kemakmuran dan kebahagiaan di dua dunia atas dukungan mereka.

Sejalan dengan medan perang, aktivitas Imarah Islam terus melaju dengan inisiatif di sektor-sektor lainnya. Pelayanan yang baik telah diberikan di sektor pendidikan, ekonomi, peradilan, kegiatan kebudayaan, syuhada, orang-orang cacat, koordinasi dan manajemen LSM, urusan tahanan dan korban sipil. Meminta kepada Allah untuk memberikan balasan kepada atasan dan bawahan dari sektor-sektor ini untuk usaha mereka, waktu yang berarti, dan mengharapkan lebih banyak kemajuan yang dibuat dan aktivitas yang efektif di daerah-daerah.

Karena upaya Kantor Politik yang melakukan tugas di bawah petunjuk kami, Imarah Islam telah memperoleh keuntungan politik di tingkat dunia dan dalam negeri. Banyak entitas yang digunakan untuk melawan kami, kini telah datang untuk menerima Imarah Islam sebagai kenyataan. Pertukaran tahanan dengan Amerika sebagai hasil dari upaya para wakil Kantor Politik Imarah Islam, merupakan prestasi spektakuler.

Pemerintahan yang didukung penjajah telah gagal sepenuhnya, sejauh bahwa mereka telah kehilangan kepercayaan dari pendukung dalam negeri dan yang memberikan bantuan dana. Mereka memegang posisi teratas untuk kasus korupsi, perampasan
tanah dan properti publik, menjarah dan penjarahan.

Proses palsu saat ini di bawah nama pemilu telah hancur di Kabul dan demokrasi Baratmenuju jurang kehinaan. Bahkan, para penjajah dan sekutu internal mereka ingin membodohi rakyat melalui proses (pemilu), untuk menunjukkan kepada rakyat
Afghanistan bahwa perubahan telah terjadi. Tapi rakyat Afghanistan menyadari ambisi mereka dari awal. Itu sebabnya mayoritas rakyat memboikot proses. Sekarang semuanya telah melihat pemilu dan surat suara dari rakyat hanya slogan untuk menipu rakyat, menabur benih kebencian ras, geografis di kalangan masyarakat. Kita semua melihat bahwa permainan Amerika dengan nama pemilu terbukti, seperti di masa lalu, menjadi sebuah pilihan. Jadi kami telah memprediksi. Kekuasaan ada di tangan penjajah. Apa yang mereka katakan adalah wajib dilakukan oleh sekutu internal mereka tanpa memperhitungkan kepentingan negara dan rakyat.

Kami ingin memberitahu pemerintah Amerika dan Eropa yang memiliki pasukan di Afghanistan atau berniat untuk mempertahankan pengaruh politik atau pangkalan militer di Afghanistan, biarkan rakyat Afghan mendirikan pemerintahan Islam independen
atas dasar aspirasi keagamaan dan nasional mereka. Jika Anda ingin mencabut hak mereka untuk membentuk pemerintahan, maka tidak hanya tirani dan pelanggaran norma-norma kemanusiaan, tetapi juga akan mengakibatkan konsekuensi yang sama yang
kalian lihat dalam tiga belas tahun terakhir. Anda mungkin telah menyadari bahwa rakyat Afghan, yang sejarahnya penuh perjuangan untuk kepentingan Islam dan kemerdekaan, tidak mau menerima pemerintahan yang diatur oleh tangan asing.

Kami percaya perang di Afghanistan akan berakhir ketika semua penjajah asing menarik diri dari Afghanistan dan pemerintahan Islam yang suci dan independen berlaku di sini.

Kehadiran sejumlah pasukan di bawah judul apa pun itu akan berarti berlanjutnya pendudukan dan perang. Hal ini karena tidak ada yang bisa mentolerir pasukan invasi di atas tanah seseorang. Demikian pula, kami ingin memberitahu orang-orang
yang ingin menandatangani perjanjian keamanan dengan penjajah, untuk menghentikan tindakan yang menambah perpanjangan invasi dan penyebab perang. Kehadiran penjajah di negara kita tidak dalam kepentingan siapa pun. Berlanjutnya perang memperburuk keamanan kawasan dan negara, khususnya. Itu adalah rintangan di jalan tegaknya pemerintahan Islam dan kemerdekaan politik, meniadakan integritas teritorial, menimbulkan perluasan invasi budaya dan membawa penyebab untuk
merusak generasi yang akan datang.

Kami pastikan kepada dunia dan negara-negara tetangga, seperti yang kami yakinkan di masa lalu bahwa perjuangan kami ditujukan hanya untuk membentuk sebuah pemerintahan Islam yang independen dan mendapatkan kemerdekaan negara kami. Kami
tidak berniat untuk campur tangan dalam urusan internal negara lain, juga kami tidak ingin menyakiti mereka. Demikian pula, kami tidak mentolerir peran mereka yang menyakiti kami dan mendesak mereka untuk memiliki sikap timbal balik. Saya menyerukan kepada seluruh Mujahidin di daerah perbatasan untuk melindungi perbatasan mereka dan menjaga hubungan baik dengan negara-negara tetangga atas dasar saling menghormati.

Mengenai peristiwa dan perkembangan di Timur Tengah, saya ingin mengatakan bahwa kekuatan global harus meninggalkan orang-orang di wilayahnya untuk mencapai aspirasi sah bagi mereka. Tidak dibenarkan menyalahkan pemberontakan rakyat sebagai terorisme dan kemudian hujam bom turun pada mereka atau membuat penjara penuh dengan mereka.

Kami mengutuk, dalam istilah terkuat, aksi brutal “Israel” yang melukai dan merampas ratusan rumah warga Palestina. Kami menyerukan kepada dunia, khususnya pada negeri Islam bahwa diamnya kalian versus kebrutalan adalah ketidakadilan dan
merugikan semua. Langkah-langkah praktis dan cepat harus diambil untuk mencegah kebrutalan mengerikan ini, sehingga keamanan kawasan dan dunia mungkin tidak akan lebih buruk.

Para Mujahid Imarah Islam yang pemberani :

Ini adalah kewajiban agama dan bangsa untuk mencoba memakmurkan rakyat dan memenangkan hati dan pikiran mereka. Tinggalkan kesombongan dan arogansi. Jangan menggunakan senjata dan kekuatan tanpa pembenaran menurut Syariah.
Mengancam, melecehkan dan menindas orang atau membahayakan hidup mereka, harta dan kehormatan adalah kejahatan besar. Sikap kalian terhadap rakyat bukanlah hal lain melainkan toleransi, kerendahan hati, kesabaran, tidak mementingkan diri
sendiri dan saling menghormati. Ingat, Allah melihat fisik lahiriyah kita, tapi melihat hati dan perbuatan kta, bagaimana kita berperilaku dengan orang lain.

Mujahidin harus melakukan upaya yang jujur untuk menjaga keadilan dan keamanan di daerah-daerah di bawah kekuasaan Imarah Islam. Mereka harus membersihkan daerah-daerah yang dikuasai dari pencuri, perampok dan elemen penyabotase dan mendapatkan suasana keamanan kondusif dan kesejahteraan bagi rakyat.

Setiap langkah harus diambil untuk melindungi kehidupan dan harta benda masyarakat selama operasi Jihad, karena Allah melarang seseorang dirugikan. Departemen Pencegahan Korban Sipil harus memperhatikan tugasnya untuk mencegah korban
sipil. Mujahidin harus selalu ingat bahwa ketabahan dan kesuksesan melawan penjajah global adalah hasil dari memegang kuat-kuat tali agama Allah. Jadi, Mujahidin harus, dalam rangka ketaatan, mengikuti perintah Allah, Rasulnya dan mematuhi atasan mereka. Hindari kemunafikan, perselisihan dan diskriminasi. Memperkuat benang persatuan, persaudaraan dan kepercayaan internal.

Mujahidin di lapangan :

Negara kita di ambang kemerdekaan dan kebebasan. Kami percaya bahwa Allah akan melimpahkan berkah sebuah pemerintahan Islam yang makmur dan mandiri di Afghanistan seperti kemuliaan mengalahkan invasi dan tirani. Afghanistan adalah rumah
bersama semua rakyat Afghan. Mereka memiliki hak untuk melayani rumah ini. Imarah Islam ingin mendirikan sebuah pemerintahan di mana semua etnis, suku dan kelompok masyarakat Afghanistan akan melihat diri mereka sendiri. Tidak akan
merasa menjadi alien.

Adapun sektor ekonomi, Imarah Islam akan berfokus pada pertanian, peternakan dan ekstraksi tambang, infrastruktur, sistem pengembangan dan teknis dengan bantuan dunia. Ini akan menjadi sebuah pemerintahan yang melayani masyarakat dan akan
memberikan pelayanan kepada negara dan rakyat dalam keadilan dan transparansi di bidang pendidikan moral, pendidikan, budaya, sosial, konstruksi dan sektor pembangunan.

Imarah Islam yakin penerapan sistem Islam menjamin kesejahteraan orang di dunia ini dan dunia yang akan datang. Percaya bahwa ilmu pengetahuan, teknologi, ilmu humaniora, penyebaran ilmiah terobosan terbaru dan positif merupakan kebutuhan
vital bagi sebuah bangsa yang kuat, dan untuk memperkuat, menstabilkan dan memperkaya dirinya sendiri dan berdiri di atas kaki sendiri. Karena itu, kami sangat menolakpropaganda melawan Imarah Islam atau tuduhan bawa hal itu bertentangan
dengan pendidikan. Imarah Islam percaya bahwa mendapatkan pengetahuan (pendidikan) adalah kewajiban agama.

Imarah Islam mengakui dan percaya pada hak-hak yang diberikan kepada laki-laki dan perempuan dalam kerangka Syariah di mana agama Islam telah memberikannya kepada mereka.

Di akhir, dalam kesempatan Idul Fitri kali ini, saya meminta Allah untuk memungkinkan kalian membantu keluarga yang kurang mampu dan tengah berduka di hari-hari kebahagiaan, memberikan belas kasihan kepada anak-anak yatim, membantu keluarga para syuhada, tawanan dan pengungsi, mengunjungi mereka yang ditahan dan terluka, melayani dan mengagumi mereka.

Salam untuk kalian semua.

Mullah Muhammad Umar Mujahid
Amirul Mukminin, hamba Islam

27 Ramadhan 1435 H
25 Juli 2014

(haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.