Bela serangan roket Hamas di Twitter, anggota parlemen Inggris mendapatkan sanksi indisipliner

5

LONDON (Arrahmah.com) – Seorang politisi Inggris dari koalisi yang berkuasa telah menciptakan badai nasional setelah ia menulis di Twitternya yang mengatakan bahwa jika ia tinggal di Jalur Gaza dia mungkin akan menembakkan roket juga.

Pada hari Selasa, David Ward menulis di twitter yang berbunyi The big question is – if I lived in #Gaza would I fire a rocket? – probably yes.” (Pertanyaan besar saat ini adalah – jika saya tinggal di #Gaza apakah saya akan menembakkan roket? mungkin saja iya.)

Tweet itu disambut dengan serentetan komentar, baik berupa kritik maupun dukungan di situs media sosial.

Ward Anggota Parlemen untuk Bradford East di Inggris utara menindaklanjuti tweetnya dengan: Ich bin ein #palestinian Barat harus merubah pandangannya di pihak mana ia berada?

Pihak Partai Liberal Demokrat pun langsung melontarkan kecaman atas tulisan Ward di Twitter. Juru bicara partai mengatakan bahwa pihak partainya akan menerapkan sanksi terhadap Ward.

Sementara itu, pihak Partai Konservatif yang menguasai koalisi pemerintahan bersama dengan Liberal Demokrat menyatakan bahwa Ward harus menarik komentarnya.

“Tidak seharusnya seorang anggota parlemen menulis tindakan yang bisa memicu kekerasan. Tindakannya itu tidak bertanggung jawab,” ucap pihak Konservatif.

Ini bukan pertama kalinya Ward mengecam tindakan “Israel”. Pada Juli tahun lalu, Ward juga menulis di Twitter yang menyebut pihak Zionis berada diambang kekalahan, dan mempertanyakan berapa lama negara apartheid “Israel” bisa bertahan.

Atas tweetnya itu Ward telah menerima pesan dukungan dari komunitas Muslim lokal, Komite Urusan Publik Muslim mentweet pada Rabu: ! RESPECTDavidWardMP yang tidak takut untuk berbagi pandangannya tentang Palestina.”

(ameera/arrahmah/com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.