Solidaritas Gaza, mujahidin Sinai menembakkan roket-roket ke wilayah "Israel"

19

SINAI (Arrahmah.com) – Mujahidin Jama’ah Anshar Baitil Maqdis, sebuah kelompok jihad yang berbasis di Semenanjung Sinai – Mesir, pada hari Senin (21/7/2014) merilis video berjudul “Maafkan kami, wahai Gaza”. Video berdurasi 6 menit 32 detik tersebut mendokumentasikan dua operasi penembakan roket ke wilayah penjajah “Israel” sebagai bentuk solidaritas kepada umat Islam di Jalur Gaza.

logo sinai

Serangan pertama dilakukan oleh Mujahidin Jama’ah Anshar Baitil Maqdis pada tanggal 19 Ramadhan 1435 H bertepatan dengan 17 Juli 2014 M. Mujahidin menembakkan tiga buah roket 107 ke pemukiman penjajah “Israel” di wilayah Beni Netsrim.

Serangan kedua dilakukan oleh Mujahidin Jama’ah Anshar Baitil Maqdis pada tanggal 21 Ramadhan 1435 H bertepatan dengan 19 Juli 2014 M. Mujahidin menembakkan empat buah roket Grad ke pangkalan militer Kiet Saot milik “Israel”.

logo sinai 2
Roket mujahidin Jama’ah Anshar Baitil Maqdis ditulisi “sebagai pembelaan bagi penduduk kami di Gaza”

Mujahidin Jama'ah Anshar Baitil Maqdis menembakkan roket Grad ke pangkalan militer "Israel"
Mujahidin Jama’ah Anshar Baitil Maqdis menembakkan roket Grad ke pangkalan militer “Israel”

 

logo sinai 4
Mujahidin Jama’ah Anshar Baitil Maqdis menembakkan roket Grad ke pangkalan militer “Israel”

Serangan roket kelompok mujahidin yang berbasis Sinai tersebut melengkapi serangan-serangan roket lainnya yang lebih dahulu dilakukan oleh mujahidin di Gaza dan Lebanon. Dari wilayah Lebanon, mujahidin Saraya Yahya Ayash yang merupakan bagian dalam kelompok Brigade Abdullah Azzam telah menembakkan sejumlah roket Grad ke wilayah pemukiman Israel di Ashdod dan wilayah lainnya.

Selain sebagai solidaritas terhadap umat Islam di Gaza, serangan roket Jama’ah Anshar Baitil Maqdis juga merupakan kemenangan tersendiri bagi mujahidin Sinai atas rezim militer Abdel Fattah As-Sisi.

Sebagaimana diberitakan oleh koran “Israel” Haaretz pada Sabtu (12/7/2014) Mesir telah menggelar batalion infantrinya di Semanjung Sinai untuk mencegah mujahidin melakukan serangan ke pemukiman penjajah “Israel” di wilayah Eilat. Haaretz menyatakan penempatan pasukan darat Mesir tersebut merupakan hasil koordinasi dengan “Israel”.

(muhib al majdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.