Takut mental jatuh, "Israel" larang jurnalisnya liput korban zionis

Tentara "Israel" yang tewas melawan Mujahidin Al Qassam
11

GAZA (Arrahmah.com) – “Yoel Markus”, wartawan zionis yang bekerja pada harian “Israel” Haaretz menyebutkan, “militer zionis menerapkan pengawasan ketat terhadap kami, untuk tidak melansir jumlah korban tewas di kalangan militer Israel di Gaza,” Sabtu (19/7/2014).

Markus menyatakan dalam harian Haaretz bahwa, jumlah korban tewas dari kalangan militer zionis di Gaza, akan memicu revolusi besar di entitas zionis.

“Jika kami diijinkan malansir korban tewas, akan terjadi revolusi di ‘Israel’,” tambahnya.

wartawanI

Beberapa hari lalu militer Israel mengumumkan telah mulai melakukan serangan darat terbatas, untuk mencari sejumlah terowongan dari Gaza ke perbatasan, pasca 11 hari agresi.

Menurut pengakuan zionis, 8 perwira dan serdadu zionis tewas dan puluhan lainnya terluka dalam bentrokan dengan perlawanan Palestina. Saat ini militer zionis hanya baru bisa bergerak beberapa puluh meter -jauh dari target operasi idealnya- dan hanya bisa menghancurkan wilayah jangkauan dekat saja, seperti Syajiah.

Brigade Izzudiin Al-Qassam telah mengumumkan pihaknya berhasil membunuh puluhan serdadu dan perwira zionis dalam rangkaian operasi balasan di Gaza, termasuk menyusup ke garis batas musuh dan menyerang pasukan khusus dalam jebakan yang disiapkan perlawanan. Hal tersebut memukul mental banyak tentara “Israel”. Insyaa Allah.

(adibahasan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.