PNS Pemprov Sumbar bantu dana untuk Palestina

Korban agresi militer Israel ke Gaza-Palestina
19

PADANG (Arrahmah.com) – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengutuk serangan Israel di Gaza yang menyalahi aturan perang. Menurut Irwan Prayitno, Israel telah menyalahi aturan perang dan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), karena menye­rang dan membunuh warga sipil.

“Kita mengutuk Israel. Israel menyerang masyarakat tak bersenjata, padahal mereka tidak terlibat dalam perang. Itu menyalahi aturan perang. Kalau perang, harusnya serang militer bukan rakyat,” tegas Irwan usai pertemuan dengan Komisi VIII DPR RI di Auditorium Guber­nuran, Jumat (11/7/2014), tulis Haluan.

Menurut Irwan, sebagai negara berdaulat yang menghormati kemerdekaan bangsa lain, masyarakat Indonesia harus berbuat membantu Palesti­na. Disamping itu, sebagai nega­ra dengan jumlah muslim terbesar di dunia, Indonesia tidak boleh berhenti memberi bantuan doa.

“Bantuan materi dan doa pasti akan kita arahkan ke Palestina. Konkretnya kita bantu uang, sudah Rp 100 juta zakat PNS di lingkungan Pemprov Sumbar yang kita salurkan melalui Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP),” ungkapnya.

Disebutkan gubernur, pegawai di lingkungan Pemprov Sumbar sepakat menyerahkan zakatnya untuk warga Palestina.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar Syamsul Bahri Chatib mengim­bau masyarakat untuk selalu mengirimkan doa kepada warga Palestina di Gaza. Selain itu, di bulan Ramadan hingga akhir Lebaran akan dihimpun dana dari masyarakat untuk masya­rakat di sana.

“Apa yang terjadi di Gaza ini sudah ancaman dan bukan bencana lagi. Dan bisa disebut penganiayaan. Dukungan yang kita lakukan ini demi rasa keislaman dan keimanan berta­lian. Zakat yang diberikan ini adalah untuk para fisabilillah,” ucap Syamsul.

Kepada masyarakat di Gaza, juga diharapkan bisa tetap teguh pendirian.

Kepedulian terhadap penderi­taan rakyat Palestina juga datang dari capres Prabowo Subianto. Dia menyumbangkan dana pribadi senilai Rp 1 miliar untuk memban­tu warga Palestina yang menderita akibat serangan militer Israel.

Kejahatan perang

Sementara itu, di halaman Kantor Gubernur Sumbar sejum­lah organisasi yang tergabung dalam Forum Bersama Peduli Gaza Sumbar melakukan aksi protes agar Israel menghentikan kekerasan terhadap warga Palestinadi jalur Gaza.

Forum ini meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Gubernur Sumatera Barat agar mengeluarkan pernyataan tegas dan keras bahwa tindakan yang dilakukan oleh Israel merupakan kejahatan perang.

“Ini adalah sebuah tindakan kejahatan dan pembunuhan massal dan tergolong pelanggaran HAM berat. Kami meminta pemerintah mengeluarkan pernya­taan ini merupakan kejahatan perang dan harus dihentikan sesegera mung­kin,” kata Firdaus perwakilan anak nagari Sumatera Barat.

Aksi ini dilakukan dengan menggelar orasi di halaman kantor gubernur dan sekaligus mengum­pulkan sumbangan untuk warga Gaza melalui pengendara yang lewat. Aksi ini dilakukan oleh sekelompok ormas seperti BEM Fakultas Hukum Unand, aktivis Cipayung, Dompet Dhuafa, Perhim­punan Pergerakan Indo­nesia (PPI), HMI, dan niniak mamak.

Selain menuntut penghentian kekerasan terhadap warga di jalur Gaza, aksi ini juga meminta pemerintah Indonesia mengu­payakan perdamaian bagi Israel dan Palestina. (azm/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.