Protes pro-Gaza mengguncang dunia

9

LONDON (Arrahmah.com) – Ribuan demonstran berunjuk rasa di jalan-jalan di seluruh dunia pada Jum’at, (11/7/2014) untuk memprotes agresi “Israel” di Jalur Gaza yang terkepung yang mengakibatkan pembunuhan lebih dari 120 warga Palestina dan melukai ratusan orang.

Di London, ribuan orang memenuhi jalan-jalan di luar Kedutaan Besar “Israel” di London, menampilkan slogan yang berbunyi Gaza: Akhiri Pengepungandan Kemerdekaan bagi Palestin.

Di Ibukota Inggris, ribuan demonstran mengelar unjuk rasa di luar Kedutaan BesarIsrael” pada Jum’at (11/7).

Sejumlah orang juga menggelar teaterikal di jalan dengan anak-anak mengecat wajah mereka untuk mencerminkan luka yang diderita oleh bayi Palestina selama pembomanIsrael” di Gaza, Rusia Today melaporkan.

“Rakyat Palestina hidup di bawah pendudukan “Israel” yang saat ini menghadapi eskalasi rasisme yang mengerikan,” teriak salah seorang demonstran.

Di Paris, sekitar 300 orang berdemonstrasi menentang agresi “Israel” di luar Kementerian Luar Negeri Prancis, Jum’at. Sambil mengibarkan bendera Palestina, mereka menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan penderitaan rakyat Jalur Gaza, Palestina.

Di Italia, warga Palestina dan warga Italia pendukung proPalestina berbaris di Roma untuk memprotes serangan “Israel” di Gaza.

Di Oslo, sekitar 3.000 aktivis proPalestina berkumpul di luar gedung parlemen untuk mendukung perdamaian di Gaza.

Perwakilan dari Komite Palestina di Norwegia memberikan pidato pada acara tersebut, yang mengutuk seranganIsrael” di Gaza yang telah menelan lebih dari 120 jiwa yang memasuki hari kelima pada hari Sabtu.

“Ada satu penjajah dan satu yang dijajah. Ada satu pelaku dan satu korban,” kata Heikki Eidsvoll Holmas dari Partai Sayap Kiri, The Local melaporka.

Di Kanada, pendukung Palestina dan Koalisi Melawan ApartheidIsrael” berkumpul di Bloor Street West dekat Museum Royal Ontario untuk memprotes agresi “Israel” terhadap Gaza.

Kita perlu untuk menghentikan agresi terhadap orang yang tidak bersalah ini,” kata Wael Ghuneim, presiden Asosiasi Palestina di Hamilton, sementara kerumunan besar pendukung berteriak dan melambaikan spanduk yang menyerukan untuk mengakhiri agresi “Israel”.

“Israeltelah melancarkan serangan udara tanpa henti terhadap Gaza sejak Selasa di mana lebih dari 120 orang tewas dan lebih dari 500 terluka di jalur pantai kecil itu.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.