Berita Dunia Islam Terdepan

Aksi Solideritas Palestina warga Chicago

5

CHICAGO (Arrahmah.com) – Secara serentak, dunia menggelar aksi solideritas Palestina. Salah satunya adalah aksi protes warga Chicago pada Minggu (5/7/2014).

Protes tersebut diselenggarakan oleh Mahasiswa untuk Keadilan di Jaringan Chicago Palestina, dan didukung oleh organisasi-organisasi lokal dari Komite American Friends Service, Muslim Amerika untuk Palestina, orang-orang Yahudi untuk Keadilan di Palestina, Jewish Voice for Peace, Kelompok Solidaritas Palestina, AS Palestina Community Network, Organisasi Sosialis Internasional, ANSWER Chicago, dan Komite Anti-Perang, lapor Samidoun, Jaringan Solideritas Tahanan Palestina.

Aksi itu merupakan kecaman warga Chicago terhadap tanggapan “Israel” atas kematian tragis tiga pemuda zionnis, dengan memberikan hukuman kolektif terhadap warga Palestina. Ini termasuk pengeboman Jalur Gaza secara brutal dan mencaplok, serta menyerang kota-kota dan desa-desa di Tepi Barat. Beberapa orang telah ditangkap dan dibunuh, termasuk anak-anak. Salah satu tragedi itu menimpa Mohammad Abu Khdair (17) yang diculik, disiksa, dan dibunuh oleh pemukim zionis ilegal.

Warga Chicago berkumpul di Water Tower Park. Mereka mengakhiri protes dengan march ke Tribune Tower, rilis fanpage Aksi Protes Melawan Hukuman Kolektif “Israel” terhadap Palestina pada Minggu (5/7).

Mereka menyerukan diakhirinya hukuman kolektif Israel dan kekerasan terhadap orang-orang Palestina, wanita, dan anak-anak.

Mereka menyerukan kepada media mainstream AS untuk menghentikan pemberitaan yang bias, yang lebih fokus pada tewasnya pemuda “Israel” dan mengabaikan pemuda Palestina yang dibantai keji. Kami menuntut peliputan adil dan akurat tentang situasi Palestina.

Mereka menyerukan kepada pemerintah AS untuk mengutuk tindakan “Israel” dengan berhenti mengalirkan dukungan finansial terhadap zionis “Israel”, yang diambil dari uang pajak rakyat AS. Secara bulat, mereka mengajak semua orang di mana pun yang memiliki hati nurani untuk berdiri melawan pendudukan “Israel” dan kekerasan apartheid. (adibahasan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...