Brigade Abdullah Azzam kirim pesan ancaman terhadap milisi Syiah "Hizbullah" Lebanon

5

BEIRUT (Arrahmah.com) – Mujahidin Lebanon Brigade Abdullah Azzam mengirimkan ancaman dengan bahasa yang keras terhadap milisi Syiah “Hizbullah” Lebanon, Islammemo melaporkan.

Brigade Abdullah Azzam menegaskan bahwa peperangan milisi Syiah “Hizbullah” Lebanon tidak lagi terbatas terhadap Brigade Abdullah Azzam, melainkan telah beralih menjadi peperangan antara milisi Syiah Lebanon tersebut dengan Ahlus Sunnah di Suriah dan Lebanon. Brigade Abdullah Azzam menyatakan bahwa sekali-kali milisi Syiah “Hizbullah” Lebanon tidak akan merasakan “kehidupan yang aman” sampai penduduk muslim Suriah dan Lebanon bisa merasakan keamanan.

Ancaman tersebut dikeluarkan oleh Mujahidin Brigade Abdullah Azzam pada hari Selasa (24/6/2014) melalui rilis pesan audio Amir mereka, Syaikh Sirajuddin Zuraiqat. Pesan audio tersebut berdurasi 9 menit 54 detik dan berjudul “bagi kalian dalam hukum qisash ada kehidupan”.

“Sesunguhnya Hizb Irani [plesetan dari “Hizbullah”] pura-pura buta akan serangannya terhadap Ahlus Sunnah di Suriah dan Lebanon”, kata Syaikh Zuraiqat dalam pesan audio tersebut.

Syaikh Zuraiqat menyatakan bahwa serangan milisi Syiah “Hizbullah” merupakan bentuk permusuhan terhadap Ahlus Sunnah. Beliau menambahkan bahwa “Peperanganmu bukan lagi melawan kami sendirian, melainkan terhadap Ahlus Sunnah di Suriah dan Lebanon” yang “berusaha untuk menghantammu dengan segala sarana yang Allah mudahkan bagi mereka”.

Pesan audio Syaikh Zuraiqat tersebut dirilis oleh Yayasan Al-Awza’i, sayap media Mujahidin Brigade Abdullah Azzam, bersamaan dengan hari terjadinya serangan terhadap wilayah pinggiran selatan Beirut, yang merupakan salah satu markas terbesar milisi Syiah “Hizbullah” di Lebanon.

Stasiun-stasiun TV menegaskan bahwa ledakan yang menghantam salah satu markas keamanan milisi Syiah “Hizbullah” tersebut menewaskan dan mencederai 21 orang anggota milisi “Hizbullah”.

(muhib al majdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.