Tiga tahun perang Suriah, mayoritas korban anak dan perempuan

23

SERANG (Arrahmah.com) – Ratusan jamaah dari berbagai lapisan masyarakat memenuhi halaman Masjid Agung Ats – Tsauroh,Pegantungan,Kota Serang Banten, Ahad (22/6/2014) diadakan acara Tabligh Akbar Solidaritas untuk warga Suriah yang menjadi korban perang,terutama anak-anak. Hadir sebagai narasumber, Angga Dimas, S. Farm (relawan kemanusiaan HASI, Hilal Ahmar Society Indonesia yang pernah bertugas Suriah) dan Yasir Arofat (Da’I Banten).

Pada kesempatan ini, Angga Dimas memaparkan pihaknya mengirimkan bantuan ke warga Suriah yang jadi korban perang tanpa melihat faham (aqidah) nya.

Fesbuk Banten News dalam laporannya menulis, “Kami membantu tak harus menanyakan dulu, dari mana? fahamnya apa?. Tapi kami bantu siapapun yang memerlukan bantuan,” kata Angga.

Di hadapan ratusan jamaah, Angga menyampaikan tentang fakta yang terjadi di Suriah saat ia mengunjungi wilayah yang termasuk ke dalam negeri Syams tersebut saat sebelum dan sesudah terjadinya konflik.

Dia menyampaikan tentang jumlah korban rakyat Suriah akibat kebengisan pemerintah Bashar Assad. Dan pentingnya muslimin di Indonesia ikut peduli dengan saudara-saudara di Suriah.

Perang di Suriah, lanjut Angga, telah berlangsung selama tiga tahun, sejak Maret 2011 hingga kini tercatat 150.000 orang meninggal, sebagian besar mereka adalah wanita dan anak-anak.

Sebanyak 6,5 juta orang menjadi pengungsi di negeri sendiri dan tiga juta orang keluar meninggalkan negeri mereka. Pembantaian, penindasan, jerit perih warga karena diterjang timah panas tentara Bashar Asad adalah pemandangan sehari-hari.

Belum lagi musim dingin kali ini yang menambah perihnya luka. Sementara itu upaya menuju perdamaian belum memberi harapan. Tak ada yang tahu sampai kapan krisis kemanusiaan ini berakhir.

Angga menghimbau umat Islam agar siap berjihad di jalan Allah dengan apa yang disanggupi, baik harta ataupun nyawa.

Sementara itu, Yasir Arofat,pemateri kedua mengatakan, perang di Suriah,adalah bagian ujian dari umat muslim lainnya. apakah ia peduli dengan sesame saudaranya,atau hanya diam saja membiarkan warga muslim lainnya dianiaya. Dari orang tua hingga anak-anak.

Oleh karena itu,mari kita berikan apa yang kita mampu untuk warga kita di Suriah. Dan berikan yang terbaik buat mereka. ” Berikan shodaqoh atau infak untuk saudara kita. sebab infak atau shodaqoh yang kita berikan, akan berlipat ganda pahalanya. Dan shodaqoh itu akan menghapuskan dosa-dosa kita. Shodaqoh itu seperti air yang memadamkan api,” kata Yasir.

Dalam acara ini, juga diadakan penggalangan dana. Di akhir acara diumumkan bahwa total dana yang terkumpul sebanyak lebih dari Rp13 juta dan diberikan langsung kepada Angga Dimas sebagai perwakilan HASI. (azm/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.