Berita Dunia Islam Terdepan

Hj. Sholihah: “Reputasi buruk Dolly turut merendahkan harga diri masyarakat sekitar”

Koordinator lapangan da’i dan da’iyah area lokalisasi dari Dinas Sosial, Ibu Dra. Hj. Sholihah Sholeh., M.M
2

SURABAYA (Arrahmah.com) – Koordinator lapangan da’i dan da’iyah area lokalisasi dari Dinas Sosial, Ibu Dra. Hj. Sholihah Sholeh., M.M dalam wawancara dengan tim Jurnalis Islam Bersatu (Jitu) menyampaikan aspirasi masyarakat terkait penutupan Dolly.

Ditemui wartawan usai acara Istighosah di Masjid Baitul Ilmin, Jl. Girilaya, Surabaya (18/06), Bunda Ika, sapaan akrab Ibu Sholihah, menyatakan bahwa masyarakat sekitar Dolly sangat mendukung penutupan lokalisasi tersebut.

Selain aktif membimbing pelacur, Bunda Ika juga banyak menerima masukan dari masyarakat sekitar Dolly. Sebagai wanita, Bunda Ika banyak menerima keluh kesah dan pengharapan dari kaum ibu yang tinggal di sekitar Dolly.

Salah satu keluhan ibu-ibu sekitar Dolly adalah saat anaknya hendak dipinang atau menikah, anak mereka sering dipandang sebelah mata oleh keluarga pasangan sang anak.

“Reputasi buruk Dolly turut merendahkan harga diri masyarakat sekitar, keluarga yang berasal dari Dolly, saat akan menikahkan anaknya, akan mendapat anggapan buruk,” jelas Bunda Ika.

Kaum ibu ini juga khawatir, jika Dolly dibiarkan terus berkembang, cepat atau lambat keluarga mereka akan terkena efek buruknya.

“Para ibu ini khawatir, karena yang namanya manusia, sekuat apapun kadar keimanannya, jika disuguhi maksiat terus menerus suatu saat bisa khilaf,” ujarnya.

Bunda Ika menyampaikan harapan besar kaum ibu sekitar Dolly agar penutupan lokalisasi ini dapat sukses dan berjalan dengan baik. (azm/eza/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...