Pasukan penjajah "Israel" membunuh pemuda Palestina selama serangan penangkapan di Ramallah

17

RAMALLAH (Arrahmah.com) – Pasukan penjajah “Israel” menembak mati seorang pemuda Palestina di kamp pengungsi Al-Jalazun di utara Ramallah dalam bentrokan yang terjadi pada Ahad (15/6/2014) malam dengan penduduk setempat, kata petugas medis, seperti dilansir Ma’an.

Petugas Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan korban, Ahmad Sabarin (20), meninggal dunia dengan luka tembak di dada.

Penduduk setempat mengatakan kepada Ma’an bahwa bentrokan pecah setelah tengah malam setelah sekelompok besar pasukan “Israel” menyerbu kamp tersebut. Ahmad dan dua orang lainnya mengalami luka-luka dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan, di mana Ahmad dinyatakan meninggal dunia tak lama kemudian.

Sumber-sumber keamanan Palestina tidak bisa segera mengatakan apakah tentara “Israel” berniat untuk menangkap Ahmad atau tidak. Mereka mencatat ia telah dibebaskan dari penjara “Israel” satu minggu yang lalu.

Sebelumnya, pasukan brutal “Israel” juga menyerbu Al-Bireh dan Beitunia, dan bentrok dengan pemuda setempat.

Para pemuda Palestina melemparkan batu dan botol kosong pada tentara “Israel”, yang menembakkan gas air mata dan peluru baja berlapis karet.

Penggerebekan berlangsung sebagai bagian dari upaya yang diklaim penjajah “Israel” untuk menemukan tiga pemukim Yahudi yang diduga diculik di dekat pemukiman Gush Etzion pada Kamis (12/6).

Militer “Israel” tidak segera mengomentari penembakan brutal Al-Jalazun tersebut, namun mengatakan mereka melanjutkan serangan mereka untuk menahan puluhan warga Palestina di seluruh Tepi Barat sebagai bagian dari upaya untuk menemukan para pemukim Yahudi yang hilang.

Para pemuda Yahudi, salah satunya juga memegang paspor AS, adalah mahasiswa di seminari Yahudi di Tepi Barat, diklaim telah diculik pada Kamis malam dari daerah antara Bethlehem dan Hebron saat mereka melewatinya.

Upaya pencarian “Israel” difokuskan pada wilayah selatan Tepi Barat Hebron tetapi meningkatnya penyerbuan militer “Israel” dirasakan oleh warga Palestina di seluruh wilayah, dengan puluhan warga Palestina ditahan untuk dimintai keterangan.

Pada Ahad (15/6) malam, pasukan “Israel” bahkan telah meneror sebuah rumah warga Palestina di Hebron dan menangkap dua penghuninya, serta melukai seorang lainnya, kata beberapa saksi mata Palestina.

(banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.