Di Suriah, peperangan antara haq dan bathil

Suasana acara "Silatul Ukhuwah untuk Suriah" digagas oleg FIPS berlangsung di gedung DDII Jakarta, Selasa (10/6/2014)
3

JAKARTA (Arrahmah.com) – Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS) mengajak lembaga swadaya masyarakat (LSM) kemanusiaan Indonesia untuk bersatu merapatkan barisan membantu warga-warga Suriah yang saat ini sedang dilanda ujian karena peperangan yang berkepanjangan.

Sejumlah LSM Indonesia dan Ormas Islam seperti Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA), Misi Medis Suriah (MMS), Sahabat Al Aqsa, Spirit of Aqsa (SoA), Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI), Infak Dakwah Centre (IDC), Majelis Mujahidin (MM), Jamaah Anshorut tauhid (JAT), Koepas dan tuan rumah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), tercatat hadir dalam acara yang bertajuk “Shilatul Ukhuwah Untuk Suriah” yang berlangsung di Gedung DDII, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (10/6/2014).

Selaih LSM Indonesia, hadir pula lembaga kemanusiaan Malaysia MaSSSA dan Malaysia Life Line 4 Syria.

Dikutip dari Bumisyam.com, Wakil Ketua Umum DDII, Ustadz Abdul Wahid Alwi, dalam pembukaan acara mengatakan peristiwa yang terjadi di Suriah (Syam) persis seperti yang pernah terjadi di Afghanistan, yaitu peperangan antara yang haq dan bathil. Dia berpesan kepada umat Muslim untuk terus berpegang kepada kebenaran Allah selama hayat masih dikandung badan.

“Peperangan antara haq dan bathil akan terus terjadi sampai Allah berkehendak,” kata Abdul Wahid Alwi.

Dia juga melihat permasalahan Syam sampai saat ini masih banyak yang perlu dibenahi. Kekurangan umat Muslim dalam berpartisipasi di dalamnya mungkin saja disebabkan beberapa hal yang sifatnya uzur. Akan lebih baik, kata dia, agar seluruh umat Islam dari berbagai elemen bersatu membantu warga Suriah bersama-sama.

“Semoga usaha kita yang kecil ini bisa menjadi penyelamat kita semua dari api neraka,” ujar salah satu Penasihat FIPS itu. (azm/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.