BPOM periksa produk makanan mengandung babi dari Malaysia

foto ilustrasi
135

PADANG (Arrahmah.com) – Badan Penga­was Obat dan Makanan (BPOM) Padang menurunkan tim untuk memeriksa beredarnya tiga jenis produk makanan yang mengandung DNA babi di sejumlah swalayan dan supermarket di Padang, Jumat (30/5/2014).

Tiga jenis produk ber­bahan DNA babi tersebut adalah keripik kentang bour­bon petit con­­somme potato dan coklat ba­tang cadbury dairy milk ro­ast almond serta cadbury milk ha­zel­nut. Kedua produk coklat ini berasal da­ri Malaysia.

Kepala BPOM Padang Wirda Zein mengatakan, untuk keripik kentang bourbon telah memiliki izin edar oleh BPOM dan dipro­duksi oleh Bourbon Corporation.

“Namun saat peredaran ternyata kemasan produk tersebut tidak sesuai dengan yang disetujui BPOM dan diduga mengandung babi,” terang Wirda di ruang kerjanya, Jumat (30/5/2014), tulis Haluan.

Untuk itu, BPOM memas­tikan penarikan produk ini oleh distri­butor dari pasaran. BPOM juga melakukan pendalaman kasus untuk menetapkan sanksi admi­nistrasi berupa pencabutan izin edar apabila terbukti melang­gar peraturan perundang-undangan.

Berikutnya untuk coklat cadbury dairy milk roast almond telah terdaftar di BPOM, namun tidak memiliki sertifikat halal dari MUI. Sementara coklat cadbury milk hazenut tidak terdaftar di BPOM. Tidak hanya itu, belum adanya surat kete­rangan impor untuk kedua produk tersebut, maka keduanya masuk dalam kategori produk ilegal.

Wirda menjelaskan, bagi produk yang memang mengan­dung babi harus mencatumkan label tidak halal dan label babi. Sayangnya merujuk pada UU Kesehatan No 18 pencatuman label halal pada produk tidaklah wajib.

“Yang penting jika masya­rakat ingin membeli produk pastikan dulu terdaftar atau tidak. Karena jika terdaftar berarti ada izin impor dari BPOM,” ucapnya.

Menurut Wirda, keberadaan produk buatan Malaysia ini bisa saja beredar di Sumbar. Meng­ingat jarak Malaysia dan Sumbar yang dekat dan bisa dihubungkan dengan Batam. Untuk itu BPOM Padang mengimbau kepada masyarakat supaya tidak membeli ataupun mengkonsumsi jenis makan tersebut. Jika pun ada ditemukan jenis makanan yang dimaksud BPOM meminta kepada masyarakat agar meng­hubungi contact center HALO BPOM 500533 atau SMS ke 08121999533.

Sebelumnya, cadbury dairy milk hazelnut dan cadbury dairy milk roast almond yang beredar di pasar Malaysia diketahui mengandung DNA babi. Cadbury lantas menarik peredaran produk itu. Di lain pihak, Cadbury Indonesia menegaskan sepuluh varian produk mereka yang dipasarkan di Indonesia tak mengandung DNA babi dan halal serta telah mengantongi sertifikat halal yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia. (azm/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.