Syaikh Omar Bakri Muhammad ditangkap pasukan keamanan rezim Lebanon

12

BEIRUT (Arrahmah.com) – Syaikh Omar Bakri Fustoq atau lebih dikenal dengan Omar Bakri Muhammad, incaran pihak berwenang dituduh berperan dalam bentrokan Lebanon utara, ditangkap pada Minggu (24/5/2014) di Aley, Menteri Dalam Negeri Nouhad Machnouk mengumumkan.

“Saat fajar hari ini kami menangkap Omar Bakri Fustoq di rumah tempatnya bersembunyi,” ujar menteri itu dalam sebuah upacara di Beirut, dikutip TDS.

“Dia adalah seorang pria yang telah memberikan kontribusi terhadap logika terorisme. Saya yakin beberapa orang akan mengatakan bahwa dia adalah salah satu dari kita tetapi kita adalah orang-orang sipil dan bijaksana,” tambahnya.

Syaikh telah melarikan diri dari rumahnya di utara kota Tripoli sebelum tentara rezim Lebanon dan pasukan keamanan meluncurkan rencana keamanan untuk memulihkan hukum dan ketertibannya di wilayah kota, dimana beberapa bentrokan terkait dengan krisis di Suriah terjadi.

Tempat tinggal Fustoq adalah salah satu rumah pertama yang digerebeg militer.

Fustoq dianggap dekat dengan Al-Qaeda, dan baru-baru ini menyerukan aspirasinya sambil mengibarkan bendera hitam di depan istana kepresidenan Baabda.

Lahir di Suriah, Fustoq tinggal di Inggris selama bertahun-tahun, di mana ia membantu mendirikan partai Hizbut Tahrir. Setibanya di Lebanon pada tahun 2005 ia diberitahu oleh pemerintah Inggris bahwa ia tidak bisa kembali kesana.

Fustoq adalah seorang khotib asal Tripoli yang telah berjanji setia kepada Negara Islam Irak dan Suriah, diduga mendesak Mujahidin Suriah untuk “mengaktifkan kembali sel-sel yang berada di Lebanon”.

An-Nahar melaporkan bahwa pasukan keamanan telah memantau kerabat dan teman Fustoq setelah mereka menerima informasi yang menunjukkan bahwa ia masih berada di Lebanon.

Pemilik bangunan di mana Fustoq bersembunyi bernama Khodr Ahmad Hussein, mengatakan bahwa ia menyewa apartemennya.

“Khodr diperlihatkan paspor dan dokumennya dan mengatakan bahwa dia ingin menyewa apartemen selama tiga bulan,” menurut pemilik televisi Al-Jadeed.

Hussein adalah paman dari istri Syaikh Omar Bakri Fustoq dan berusaha untuk menyewa apartemen untuknya. (adibahasan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.