Berita Dunia Islam Terdepan

Akun khawarij ISIS penyembelih Mujahid Jabhah Islamiyah Abu Miqdam

Screenshot akun khawarij ISIS penyembelih Mujahid Jabhah Islamiyah Abu Miqdam
160

(Arrahmah.com) – Beberapa waktu yang lalu, anggota Daulah Islam Irak dan Syam atau Islamic State of Irak and Sham (ISIS), berdasarkan pemahaman takfiri jama’ahnya, mengaku mengeksekusi seorang Mujahid Ahrar Syam bernama Abu Miqdam (semoga Allah merahmatinya dan menerima kesyahidannya).

Abu Miqdam adalah komandan Brigade Artileri dan Roket Harakah Ahrarus Syam Al-Islamiyah yang bernaung dibawah Jabhah Islamiyah. Ia merupakan seorang operator sniper anti tank yang menggunakan misil anti tank berpemandu (ATGM) Konkur. Ia banyak berjasa dalam menghancurkan tank-tank rezim Assad.

Addurar As-Syamiyah melaporkan Abu Al-Miqdam syahid, in syaa Allah, setelah dibunuh dengan cara yang sangat keji, yakni disembelih oleh tentara ISIS.

Sumber terpercaya Addurar menyebutkan bahwa Abu Al-Miqdam yang dikenal dengan nama “Sang Pemburu Tank” sedang dalam perjalanan pulang dari Qalamoun Timur menuju Idlib, kemudian sekelompok pasukan ISIS menyergapnya di pedesaan Hammah Selatan.

Sumber foto-foto penyembelihan Abu Miqdam berasal dari akun seorang anggota jama’ah ISIS yang bernama Abu Asaadulloh Al-Baghdadi. Dan saat berita ini diturunkan, halaman akun tersebut sudah dalam keadaan “tidak tersedia”

https://www.facebook.com/bareq.baqeya

AR-khowarij1

Orang inilah yang pertama kali mempublikasikan foto-foto penyembelihan keji tersebut di akunnya.

Di dalam akunnya tertulis:

Abu Asadillah Al Baghdadi: “Al Hamdulillah pada hari ini telah disembelih seorang yang keji di Homs yang sangat keras dalam memerangi muslimin. Saya datang kepada kalian untuk menyembelih.”

AR-khowarij2

Dan dia bangga telah menyembelih Akh Abu Al Miqdam rahimahullah.

Tertulis di dalam akunnya:

Abu Asadillah Al Iroqi: “Setelah saya mempublikasikan foto babi yang telah kami sembelih, datang dukungan terhadap akun saya dari musuh-musuh Islam dan kaum muslimin.”

Udzron: “Akhi, foto yang sudah dikirim saya hapus.”

Ayyam Zaman: “Inilah Abu Al Miqdam yang telah dibunuh oleh anjing-anjing neraka, ketika menembakkan roket ke arah tank-tank tuan mereka di Iran, Basyar.”

Ayyam Zaman: “Foto ini saya kirimkan kepadamu dari Shofahat Suriyah. Inilah yang kalian bilang babi yang telah kalian bunuh itu, yang merupakan pembidik tank. Inilah yang kalian bilang babi yang telah kalian bunuh itu yang telah menghancurkan 16 tank pemerintah Basyar.”

Hasbiyallahwani’malwakil..ilallahilmusytaka.

AR-khowarij3

Di antara yang dia publikasikan adalah foto-fotonya sebelum dia ikut berangkat pada penyerangan Al Bukamal bersama Daulahnya.

AR-khowarij4

Kemudian dia muncul dalam rilisan resmi ISIS yang menayangkan penyerangannya terhadap Mujahidin di Al-Bukamal. Foto-foto dia dalam “amaliyat” Al-Bukamal dapat dilihat di video ThoriqulIzzah milik mereka.

AR-khowarij6

 

AR-khowarij5Setelah dia tenar karena muncul dalam rilisan tersebut, dia mulai mencari ketenaran dengan mempublikasikan penyembelihan mujahidin untuk mengalahkan ketenaran Abu Abdirrohman Al Iroqi. Maka dia kemudian mempublikasikan penyembelihan mujahidin lainnya yang tidak dikenal.

AR-khowarij7

Di dalam akunnya dia mengatakan: “Terapi buat kalian adalah disembelih wahai Shahaawat pengkhianat. ISIS tetap baqiyah meski kalian tidak suka!”

 Habib Salman seorang syi'ah pendukung setia Bashar Assad bergembira dan berterimakasih kepada ISIS karena telah menyembelih Abu Al-Miqdam, seorang
Habib Salman seorang syi’ah pendukung setia Bashar Assad bergembira dan berterimakasih kepada ISIS karena telah menyembelih Abu Al-Miqdam, seorang “teroris” bagi mereka yang sangat mereka takuti

***

Semoga Allah menghancurkan para pengkhianat dan pelaku kedzaliman ini. Maka benarlah apa yang diberitakan oleh Rasulullah tentang mereka yang membunuh orang-orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Ya, dengan kejadian ini maka Bashar Assad dan para penyembahnya bertepuk tangan dan tertawa! Dan semoga kita termasuk orang-orang yang memahami dan memetik pelajaran besar.

(aliakram/ansharalislam/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Comments
Loading...