Relawan kemanusiaan ke-11 HASI tiba di Suriah

Tim Relawan ke -11-HASI untuk Suriah
29

JAKARATA (Arrahmah.com) – Tim ke-11 HASI bertolak menuju Suriah untuk melanjutkan misi kemanusiaan HASI yang telah berlangsung selama 2 tahun sejak pertengahan 2012, Sabtu (2/5/2014), seperti dilansir hasi.or.id.

Konflik di Suriah yang telah masuk tahun ketiga semakin berat, rakyat Suriah semakin terlilit kesulitan, mayoritas penduduk Suriah yang masih bertahan di dalam negara Suriah sebagai IDP (Internal Displace Person) menggantungkan kelangsungan hidup mereka dari bantuan-bantuan internasional. Untuk itu penting bagi kita untuk memberikan bantuan ke Suriah secara berkesinambungan sampai kehidupan kembali berjalan normal di negara itu.

Tim relawan ke-11 HASI kali ini terdiri dari Abu Abdillah (ketua tim), dr. Abu Fatimah (dokter), Abu Umar (perawat) dan Abu Aiman (penerjemah), tim akan bertugas selama satu bulan di Rumah Sakit Lapangan (RSL) Salma, Lattakia. Selain bekerja di Rumah Sakit, tim juga akan melaksanakan program penyaluran bantuan ke camp-camp pengungsi di dalam Suriah, Mobile Clinic dan penyaluran bantuan langsung kepada keluarga-keluarga fakir yang ada di kawasan Lattakia dan Idlib.

Hilal Ahmar Society Indonesia memohon doa dari kaum Muslimin agar Allah Subhanahu Wa Ta’ala memudahkan tim relawan ke-11 HASI selama menjalankan tugas sekaligus menyampaikan amanah dari kaum Muslimin Indonesia untuk saudara-saudara kita kaum Muslimin Suriah.

Sebanyak 150 ribu warga Muslim Suriah meninggal dunia dibunuh rezim Syiah Bashar, dan jutaan lainnya mengungsi di Turki, Yordania, Libanon hingga Malaysia

Sementara itu sebagaimana diketahui di Indonesia ini ada yang mengaku lembaga kemanusiaan yang menghimpun dana dari kaum Muslimin, namun tidak pernah mengirimkan sekalipun relawannya ke Suriah, dengan alasan yang terjadi di Suriah adalah perang saudara. Sebuah alasan yang sangat dangkal, dan tidak beralasan. Padahal telah jelas terjadi krisis kemanusiaan terbesar abad ini di Suriah.

Ditambah lagi telah diungkapkan oleh ulama-ulama Suriah bahwa apa yang terjadi di Suriah adalah jihad fi sabilillah memerangi rezim kafir Syiah Nushairiyah Bashar Asad yang zhalim terhadap warganya lagi keji.

Kaum Muslimin harus tegas terhadap lembaga kemanusiaan seperti ini. Seyogyanya kepada kaum Muslimin tidak memberikan donasinya ke lembaga kemanusiaan yang dipimpin oleh orang yang jelas beraroma Syiah dan tidak mengirimkan donasi dan relawannya ke bumi jihad yang diberkahi Allah, Suriah. Pada dasarnya mereka sedang bertaqiyah dengan Syiahnya. (azm/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.