Masjid ramah anak muda hadir di Sydney

47

Support Us

SYDNEY (Arrahmah.com) – Setelah bertahun-tahun melakukan kampanye, akhirnya komunitas Muslim di Blacktown di pinggiran barat Sydney membuka pintu masjid pertama mereka, menawarkan kepada para pemimpin Muslim kesempatan untuk menjangkau para pemuda yang bermasalah di daerah tersebut.

Masjid ini akan menjadi tempat bagi kaum muda yang bermasalah yang berasal dari jalanan untuk belajar berkoordinasi dengan orang lain, untuk berbicara dengan mereka,” Sharif Amin dari Asosiasi Afghanistan New South Wales mengatakan kepada ABC News, sebagaimana dilansir oleh onislam, Selasa (6/5/2014).

Sehingga mereka bisa merasakan saling memiliki, menjadi tempat di mana mereka dapat didengar, menjadi tempat di mana mereka dapat terlibat dengan kegiatan lainnya.”

Sejak dibuka pertama kalinya pada Sabtu lalu (3/4/), Masjid Blacktown menerima lebih dari 3000 orang yang memadati area masjid.

Membutuhkan waktu 15 tahun untuk bisa membangun masjid tersebut, karena kendala keuangan dan isu-isu seperti keberatan masyarakat terkait dengan kebisingan dan lalu lintas.

Lahan untuk masjid itu telah dibeli pada tahun 1998. Para pemimpin masjid berharap masjid yang telah lama ditunggu-tunggu itu akan menawarkan sebuah platform untuk mampu menjangkau kaum muda dari kalangan masyarakat luas.

Dengan angka pengangguran yang meningkat dan peningkatan aktivitas geng di kalangan para pemuda, merupakan hal yang penting bagi mereka untuk memiliki sistem pendukung, di mana mereka bisa pergi untuk meminta bantuan,” kata Amin.

Berita Terkait

Jika kita tidak mengatasi masalah ini sejak dini, maka kita akan berhadapan dengan kejahatan yang lebih banyak di dalam komunitas kita,” tambahnya.

Masjid ini akan berfungsi sebagai tempat ibadah bagi komunitas Muslim. Selain itu, masjid ini juga akan menyelenggarakan kelas agama dan kegiatan untuk remaja.

“Masjid ini menerima semua orang, dari semua lapisan masyarakat, baik musim panas atau musim dingin, tidak perlu mengajukan permohonan ataupun izin resmi,” katanya.

“Masjid ini menerima siapapun, apakah mereka pemuda, pria atau wanita, hitam atau putih. Masuk ke masjid tidak memerlukan biaya apapun, semua orang diterima.”

Muslim telah berada di Australia selama lebih dari 200 tahun, membentuk 1,7 persen dari populasi Australia yang berjumlah sekitar 20juta jiwa.

Islam adalah agama terbesar kedua di negara itu setelah agama Kristen.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Enam pasukan khusus Somalia tewas dalam serangan bom ranjau

MOGADISHU (Arrahmah.com) - Enam anggota pasukan khusus Somalia Danab tewas dalam serangan bom Asy Syabaab Senin malam (23/11/2020), pasukan keamanan di negara Tanduk Afrika itu mengonfirmasi kepada media lokal. Sebuah kendaraan yang…

Jazuli: Jangan Sampai TNI Terjebak Politik Praktis

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini berharap agar TNI bersikap dan bertindak secara terukur dan proporsional dalam merespon dinamika politik di masyarakat. Jangan sampai TNI terjebak dalam politik praktis yang mana hal…

Sudah Dua Pekan Para Pengungsi Merapi Menempati Barak Pengungsian

MAGELANG (Arrahmah.com)  - Naiknya status Siaga atau Level III Gunung Merapi membuat ribuan warga baik di DI Yogyakarta maupun di Jawa tengah harus mengungsi, terutama jika lokasi rumahnya berada didalam radius 5 kilometer dari puncak…

Rusia hentikan PBB daftar hitamkan milisi Libya

NEW YORK (Arrahmah.com) - Rusia pada Jumat (20/11/2020) menghentikan komite Dewan Keamanan PBB dari mendaftarhitamkan kelompok milisi Libya dan pemimpinnya atas pelanggaran hak asasi manusia. Rusia berceloteh ingin melihat lebih banyak…

Sudan akan menggali kuburan massal untuk mengidentifikasi jenazah

KHARTUM (Arrahmah.com) - Komite yang dibentuk di Sudan untuk menyelidiki orang hilang telah memutuskan penggalian kuburan massal untuk mengidentifikasi mayat dan menentukan penyebab kematian. Otopsi baru juga akan dilakukan. Menurut Kantor…

FPI Heran TNI Urus Baliho, Itu Tugasnya Satpol PP

JAKARTA (Arrahmah.com) - Front Pembela Islam (FPI) mengaku heran dengan pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang menyebut penurunan baliho Imam Besar Habib Rizieq Syihab yang dilakukan personel TNIatas perintahnya.…

Habib Rizieq Masuk IGD RS UMMI Bogor

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dan istrinya Syarifah Fadhlun Yahya dibawa ke Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor, Jawa Barat pada Rabu (25/11/2020) kemarin. Habib Rizieq disebut sempat masuk ke…

Lembaga donor internasional siap topang Afghan dengan miliaran dolar

JENEWA (Arrahmah.com) - Puluhan lembaga donor mulai menjanjikan miliaran dolar sebagai bantuan bagi Afghanistan dalam konferensi yang digelar di Jenewa hari Selasa (24/11/2020), dengan harapan negosiasi damai yang dibangun antara pemerintah…

Aramco pastikan pelanggannya tak terpengaruh oleh serangan Houtsi

RIYADH (Arrahmah.com) - Raksasa minyak Saudi Aramco mengatakan pelanggan tidak terpengaruh oleh serangan Houtsi Yaman di pabrik distribusi produk minyak bumi di kota Jeddah, Laut Merah, Arab Saudi. Salah satu tank fasilitas dihantam…

Satu tentara tewas dalam serangan bom ranjau di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Ledakan ranjau di wilayah Karabakh Atas menewaskan satu tentara Azerbaijan dan juga melukai seorang tentara Rusia, kata pejabat militer Rusia, Senin (23/11/2020). Ledakan itu terjadi di wilayah Suqovusan di…

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

Obama akui gagal 'tangani' Suriah

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Mantan Presiden AS Barack Obama telah mengakui bahwa pemerintahannya gagal menangani "tragedi Suriah" selama masa kepresidenannya. Dalam wawancara dengan saluran Jerman NTV , Obama mengungkapkan: "Di bidang…

Iklan