Biksu Budha penista Qur'an diadili

59

Support Us

KOLOMBO (Arrahmah.com) – Empat biksu garis keras paling senior Sri Lanka muncul di pengadilan pada Senin (5/5/2014) atas tuduhan membuat komentar keji terhadap Al-Qur’an, setelah serentetan serangan kebencian mereka terhadap Islam.

Polisi menuduh para biksu, dari nasionalis Bodu Bala Sena ( BBS ), atau Buddha Force, telah membuat komentar yang meremehkan kitab suci Islam pada pertemuan para pemimpin agama bulan lalu. “Pada pertemuan tersebut, para biarawan juga mengintimidasi seorang rekan moderat yang mempromosikan toleransi beragama di pulau mayoritas Budha,” kata polisi.

“Keempat biksu bersama dengan dua orang awam dipanggil oleh pengadilan hari ini (6/5) dan diberikan sanksi denda sejumlah 100.000 rupee ($ 770) masing-masing,” kata juru bicara polisi Ajith Rohana kepada AFP.

“Hakim memperingatkan mereka agar jangan dulu merasa senang karena telah diberi sanksi yang ringan atas kasus tersebut. Kami akan mengajukan tuntutan formal ketika kasus ini disidangkan kembali bulan depan.”

Berita Terkait

Pemimpin BBS Galagodaatte Gnanasara mengatakan bahwa ia dan tiga biarawan lain tidak bersalah atas pelanggaran apapun.

“Kami ingin mengaku tidak bersalah, tapi kami tidak punya kesempatan untuk berbicara di pengadila . Kita diberitahu sidang akan pada tanggal 9 Juni,” dalihnya kepada AFP, Senin (5/5).

Pihak berwenang sedang berusaha untuk menindak kejahatan kebencian atas agama,menyusul serangan yang dipersalahkan pada massa yang dipimpin para biksu tahun lalu dan awal tahun ini di toko-toko milik Muslim, masjid dan tempat ibadah orang Kristen. “Para pemimpin Muslim telah mengeluh kepada pemerintah bahwa BBS melakukan kampanye kebencian,” tukas kelompok yang menuntut.

Pekan lalu, legislator Muslim, termasuk menteri pemerintah, meminta Presiden Mahinda Rajapakse untuk melindungi masyarakat dari “unsur-unsur ekstremis Budha” yang disalahkan atas serangan terhadap Muslim dan Kristen Sri Lanka. (adibahasan/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Pompeo tegaskan negara Arab lain yang 'normalkan' hubungan dengan "Israel"

DUBAI (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan negara-negara Arab lainnya juga akan menormalisasi hubungan dengan "Israel", TV Al-Arabiya melaporkan pada hari Minggu (22/11/2020). Washington akan terus bekerja untuk…

Wagub DKI Diperiksa Hari Ini Terkait Acara Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Setelah melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, penyidik Polda Metro Jaya juga akan memanggil Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria untuk dimintai keteranggan pada hari ini, Senin…

Sudah Swab Test, Habib Rizieq Dan Keluarga Negatif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Habib Rizieq Shihab dan keluarganya dipastikan negatif Covid-19 setelah melakukan swab test secara mandiri. Hal itu disampaikan oleh tim kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Azis Yanuar meneruskan pesan dari…

Saudi bantah pertemuan MBS dengan Netanyahu

RIYADH (Arrahmah.com) - Saudi membantah laporan bahwa Putra Mahkota Muhammad Bin Salman bertemu dengan Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu di kerajaan. Radio Israel Army mengklaim Netanyahu melakukan perjalanan rahasia ke Arab…

Aramco pastikan pelanggannya tak terpengaruh oleh serangan Houtsi

RIYADH (Arrahmah.com) - Raksasa minyak Saudi Aramco mengatakan pelanggan tidak terpengaruh oleh serangan Houtsi Yaman di pabrik distribusi produk minyak bumi di kota Jeddah, Laut Merah, Arab Saudi. Salah satu tank fasilitas dihantam…

Jerman Waspadai Penyebaran Islam

BERLIN (Arrahmah.com) – Organisasi bantuan Islamic Relief Deutschland (IRD) di Jerman saat ini sedang tersudut. Pernyataan sebagian anggota dewan eksekutif yang berempati kepada Ikhwanul Muslimin memaksa IRD melakukan pembersihan di jajaran…

Pejuang oposisi gagalkan serangan YPG di Ras Al-Ain

RAS AL-AIN (Arrahmah.com) - Bentrokan baru meletus antara pejuang oposisi Suriah dan milisi Kurdi YPG di dekat wilayah Ras Al-Ain yang dikuasai Turki di Suriah utara, kata aktivis setempat, Jumat (20/11/2020). Pejuang Tentara Nasional…

HRS Center: Sudah Terjadi 398 Kerumunan, Kenapa Baru Anies Dipanggil?

JAKARTA (Arrahmah.com) - Habib Rizieq Shihab (HRS) Center menanggapi pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh polisi terkait dengan terjadinya kerumunan di Jakarta. Dalam keterangan resminya, Kamis (19/11/2020), HRS Center…

PBB Desak Irak Batalkan Eksekusi Massal Puluhan Tahanan

BAGHDAD (Arrahmah.com) – PBB mendesak Baghdad untuk menghentikan semua eksekusi massal terhadap tahanan, seperti dilansir Al Jazeera (20/11/2020). Bulan Oktober lalu, Irak telah tercatat melakukan eksekusi yang tidak fair terhadap 40…

Usai umumkan kemenangan, Aliyev katakan siap jalin hubungan dengan Armenia

BAKU (Arrahmah.com) - Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan pada Jumat (20/11/2020) bahwa Baku siap untuk menjalin hubungan normal dengan Yerevan jika "kekuatan yang sehat" berkuasa di Armenia. "Sekarang ada krisis internal yang…

Sudan akan menggali kuburan massal untuk mengidentifikasi jenazah

KHARTUM (Arrahmah.com) - Komite yang dibentuk di Sudan untuk menyelidiki orang hilang telah memutuskan penggalian kuburan massal untuk mengidentifikasi mayat dan menentukan penyebab kematian. Otopsi baru juga akan dilakukan. Menurut Kantor…

Enam pasukan khusus Somalia tewas dalam serangan bom ranjau

MOGADISHU (Arrahmah.com) - Enam anggota pasukan khusus Somalia Danab tewas dalam serangan bom Asy Syabaab Senin malam (23/11/2020), pasukan keamanan di negara Tanduk Afrika itu mengonfirmasi kepada media lokal. Sebuah kendaraan yang…

Iklan