Pemulung temukan ratusan peluru aktif FN kaliber 52 di Pamulang

foto iustrasi
44

PAMULANG (Arrahmah.com) – Seorang pemulung menemukan 234 peluru tersimpan dalam sebuah kaleng biskuit di Rawa Lindung, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (1/5/2014).

Setelah diperiksa polisi, seluruh peluru diketahui jenis FN Kaliber 52 itu dan masih dalam kondisi aktif.

Adalah Emo (46), pencari barang bekas yang pertama kali menemukan ratusan peluru tersebut. Saat hendak menjual barang bekas miliknya ke pengepul di samping terminal Pondok Cabe, Pamulang, dirinya melihat sebuah kaleng biskuit tergeletak tepat di pinggir gerbang pintu masuk lapak rongsokan yang ditujunya.

Tanpa curiga dengan isi dalam kaleng, Emo pun langsung menghampiri barang tersebut dengan niat memasukannya ke gerobak yang dibawanya. Lantaran saat diangkat terasa agak berat, Emo mengeluarkan benda terbungkus plastik warna hitam dalam kaleng biskuit yang akan dibawanya.

“Saya penasaran sama isi plastik dalam kaleng, karena kok agak berat dan kedengarannya seperti besi. Giliran (plastik) dibuka ya bener-bener bikin kaget. Baru sekali saya melihat langsung bentuk peluru seperti apa,” tutur Emo, seperti dilansir metrotvnews.

Guna lebih memastikannya, penemuan tersebut langsung dilaporkan ke petugas Kepolisian Sektor Pamulang. Bersama Emo, polisi memeriksa dan menghitung jumlah peluru yang tersimpan di dalam kaleng. Diketahui, jumlah keseluruhan peluru yang ditemukan sebanyak 234 buah.

“Takut malah jadi masalah nantinya, makanya saya baru berani memeriksa plastik setelah polisi datang ke lokasi,” tambah Emo.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Pamulang Komisaris Doddy F Sanjaya mengutarakan berdasarkan hasil pemeriksaan, dipastikan ratusan peluru yang telah ditemukan masih dalam kondisi aktif. Kendati secara fisik sudah berkarat. “Peluru-peluru itu saat ini masih di Mapolsek Pamulang,” ujarnya.

Diduga kuat, peluru-peluru yang ditemukan sengaja digeletakkan begitu saja oleh pemiliknya. Pengembangan masih terus dilakukan dengan mengumpulkan keterangan-keterangan dari sejumlah saksi di lapangan.

Belum dapat diketahui secara persis jenis senjata yang biasa digunakan. Baru dapat disimpulkan kalau ratusan peluru ditemukan merupakan jenis FN Kaliber 52. “Kalau jenis itu (FN Kaliber 52 biasa digunakan senjata besar,” tandas Doddy. (azm/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.