Tentara "Israel" menangkap 14 warga Palestina di Tepi Barat

16

TEPI BARAT (Arrahmah.com) – Tentara “Israel” menyerbu beberapa komunitas Palestina di Tepi Barat yang diduduki, menggeledah puluhan rumah, dan menculik setidaknya 14 warga Palestina, sebagaimana dilansir oleh IMEMC, Rabu (23/4/2014).

WAFA melaporkan bahwa beberapa kendaraan militer lapis bajaIsrael” menyerang desa Borqa, sebelah barat kota Nablus, dan menculik enam warga Palestina dan menyebabkan beberapa rumah dan harta benda mengalami kerusakan saat tentara itu menggeledah rumah warga Palestina.

Keenam warga Palestina yang diculik tersebut telah diidentifikasi sebagai Muhammad Omran Saif, Ezzat Tal’at Saif, AbdulHakim Muhammad Saif, Amin Taiseer Salah, Majed Nader Hajji, dan Bara Jihad Abu Omar.

Tentara “Israel” juga menyerang desa Deir Sametdi distrik Hebron, dan menculik Hamza Yousef alHroub, (29), setelah menggeledah rumahnya dengan kasar.

Wafa mengatakan tentara juga menyerbu kota Doura, selatan Hebron, dan menculik dua warga Palestina yang diidentifikasi sebagai Mohammad Salama Abu Ras, dan Issa Younis alAwawda, 35.

Warga Palestina yang lain, yang diidentifikasi sebagai Raed Ahmad Hdeibat, (40), diculik oleh tentara “Israel” di sebuah penghalang yang dipasang oleh tentara di dekat kamp pengungsi al-Fawwar di Hebron; Hdeibat berasal dari kota Yatta, selatan Hebron.

The Palestinian Prisoners Society (PPS) telah melaporkan bahwa tentara juga menyerbu kamp pengungsi al-Fawwar, dan menculik mantan tahanan politik Muhammad Ahmad Najjar, (30).

Kakaknya mengatakan kepada PPS bahwa puluhan tentara masuk ke dalam rumah dan menggeledah rumah tersebut selama jam-jam pada waktu dini hari, setelah menghancurkan pintu, dan menculik Najjar.

Selain itu, tentara juga menyerbu kota Ithna dan Yatta, dekat Hebron, memasang penghalang di pintu masuk utara kota Hebron, di pintu masuk Sa’ir dan kota Halhoul, dan di pintu masuk kamp pengungsi al-Fawwar.

Selain itu, tentara juga menyerbu kota al-Obaidiyya, sebelah timur dari Bethlehem, dan menculik Mahmud Jamal Shanayta, (23), setelah dengan kasar membobol rumahnya dan menggeledah.

Dua warga Palestina yang lain, yang diidentifikasi sebagai Mhammad Soboh, (22), dan Osama Khalaf, (23), diculik dari rumah mereka di kota Borqeen, sebelah selatan kota Jenin di Tepi Barat.

Penangkapan dan penyerbuan adalah bagian dari pelanggaran harian yang dilakukan oleh militer “Israel” terhadap rakyat Palestina, tanah dan harta, di berbagai belahan Tepi Barat yang diduduki, termasuk juga di Al-Quds.

(ameera/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.