Brigade Yahya Ayyash menyatakan bertanggung jawab atas serangan roket baru terhadap "Israel"

16

PALESTINA (Arrahmah.com) – Brigade Yahya Ayyash menyatakan bertanggung jawab atas serangan roket pada Senin (21/4/2014) yang diluncurkan dari Jalur Gaza ke “Israel” dalam serangkaian pernyataan melalui twitter resmi mereka.

Kelompok jihad yang telah dipromosikan oleh petinggi Brigade Abdullah Azzam Sirajuddin Zurayqat ini menyatakan bahwa para pejuang mereka telah meluncurkan lebih dari 20 roket.

Menurut Angkatan Pertahanan “Israel” atau “Israel” Defense Forces (IDF), sebuah rudal anti-tank ditembakkan pada patroli IDF dan tujuh roket menghantam wilayah “Israel” pada Senin (21/4) kemarin. Sebelumnya, pada Ahad (20/4), para pejuang Palestina di Gaza menyiapkan bom rakitan di dekat sebuah patroli IDF di sepanjang perbatasan Gaza.

Angkatan Udara “Israel” menyerang dua lokasi kegiatan jihad setelah serangan-serangan ini. Sedikitnya dua anggota Hamas terluka, menurut laporan Reuters.

Brigade Yahya Ayyash pertama kali beraksi pada pertengahan Januari 2014 ketika mereka menyatakan bertanggung jawab atas serangan roket selama proses pemakaman mantan perdana menteri “Israel” Ariel Sharon.

AR-Yahya_Ayyash
Yahya Ayyash rahimahullah

Nama Brigade Yahya Ayyash diambil dari nama salah seorang pejuang Palestina yang menjadi salah satu ketua pembuat bom di Hamas. Pengeboman yang dirancang oleh Yahya Ayyash menewaskan lebih dari 70 orang “Israel”. Dia dibunuh secara keji oleh Shin Bet “Israel” menyusul pemburuan besar-besaran terhadap para petinggi Hamas.

Sementara itu, bulan lalu, Brigade Yahya Ayyash juga menyatakan bertanggung jawab atas beberapa roket dan mortir yang diluncurkan dari Gaza selama memanasnya pertempuran antara penjajah “Israel” dan kelompok-kelompok jihad Palestina di Gaza. Pada tanggal 19 Maret, Brigade Yahya Ayyash telah merilis sebuah video singkat yang menunjukkan salah seorang pejuang mereka yang bersiap-siap untuk menembakkan roket ke “Israel”.

(banan/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.